Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nggak Ambil Pusing Dilaporkan ke Bawaslu, Anies Baswedan Sambil Tertawa: Emang Ada Laporan Itu?

Nggak Ambil Pusing Dilaporkan ke Bawaslu, Anies Baswedan Sambil Tertawa: Emang Ada Laporan Itu? Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anies Baswedan dilaporkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait penyebaran tabloid yang bersampul depan wajahnya. Dilaporkan dengan dugaan pelanggaran pemilu, Gubernur DKI Jakarta tersebut merespons santai.

Bahkan, Anies sempat tertawa mengetahui ada laporan terkait penyebaran majalah yang menampilkan gambar dirinya di bagian sampul depan itu. "Emang ada laporan itu?" kata Anies merespons pertanyaan awak media sambil tertawa, di Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga: Yah, Pendukung Anies Harap Sabar! NasDem Bilang Belum Ada Keputusan Deklarasi Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Mengetahui laporan itu benar-benar ada, Anies pun menyebut dirinya belum mau mengurusi hal tersebut. Dirinya masih fokus mengurus Ibu Kota. "Saya ngurusin Jakarta dulu dah, belum ngurusin yang lain," kata pria yang sudah secara terang-terangan menyatakan siap maju menjadi calon presiden dalam Pemilu 2024 itu.

Anies dilaporkan ke Bawaslu oleh sebuah kelompok bernama Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi. Laporan mereka diterima pihak Bawaslu RI pada Selasa (27/9/2022) siang.

Koordinator Nasional Sipil Peduli Demokrasi (Kornas PD) Miartiko Gea mengatakan, dalam perkara ini, pihaknya melaporkan Anies Baswedan dan pendukungnya. Sebab, dua pihak itulah yang dia duga menyebarkan tabloid tersebut di rumah ibadah di Kota Malang. "Dugaannya kan dilakukan Anies Baswedan dan pendukung Anies Baswedan," ujarnya kepada wartawan, Selasa.

Baca Juga: BRI Siap Eksekusi Saham Rights Issue Bank Raya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: