Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tertinggi Sejak Era Nazi, Inflasi Jerman 'Meledak' Gila-gilaan Mencapai...

Tertinggi Sejak Era Nazi, Inflasi Jerman 'Meledak' Gila-gilaan Mencapai... Kredit Foto: Unsplash/ AC Almelor
Warta Ekonomi, Berlin -

Inflasi di Jerman melihat pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 10,9% pada bulan September, naik dari 8,8% yang tercatat pada bulan sebelumnya, lapor data resmi yang dirilis pada Kamis (29/9/2022) oleh Kantor Statistik Federal (Destatis).

Angka tersebut lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 9,4%, dan menandai rekor tertinggi sejak penciptaan euro pada 1999.

Baca Juga: Miliarder AS Sebut Pekerjaan The Fed Masih Banyak: Jangan Sampai Inflasi Jadi Tidak Terkendali

Melonjaknya harga pangan dan energi dikabarkan berdampak cukup besar terhadap tingginya tingkat inflasi.

"Harga energi 43,9% lebih tinggi pada September 2022 daripada September 2021," kata agensi itu dalam siaran pers.

“Ada juga kenaikan harga pangan di atas rata-rata sebesar 18,7% dari bulan yang sama tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Pada Kamis (29/9/2022), pemerintah Jerman menyetujui paket €200 miliar ($194 miliar) untuk "menahan kenaikan biaya energi dan konsekuensi paling parah bagi konsumen dan bisnis."

Berdasarkan rencana, yang akan dibiayai dengan pinjaman baru, Berlin akan memperkenalkan rem harga darurat untuk gas dan listrik.

Ini juga akan membatalkan retribusi gas yang direncanakan pada konsumen untuk menghindari kenaikan harga lebih lanjut.

Informasi lengkap beserta data final tingkat inflasi September akan dipublikasikan Destatis pada 13 Oktober.

Baca Juga: Mudahkan Layanan Nasabah, Bank Bjb Buka Kantor Cabang di Samarinda

Editor: Muhammad Syahrianto

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: