Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tak Mungkin Gabungkan Air dengan Minyak, Ferdinand: PDIP Perlu Usung Anies Baswedan demi Pilpres 2024 Cuma Lawakan!

Tak Mungkin Gabungkan Air dengan Minyak, Ferdinand: PDIP Perlu Usung Anies Baswedan demi Pilpres 2024 Cuma Lawakan! Kredit Foto: Instagram/Ferdinand Hutahaean
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), diketahui bahwa elektabilitas PDIP naik saat mengusung Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, atau Prabowo Subianto. Sebaliknya, elektabilitas PDIP akan turun jika mengusung Puan Maharani sebagai calon presiden (capres).

Hal itu pun langsung direspons Ferdinand Hutahaean. Terutama, dia menyoroti soal potensi kemenangan PDIP yang besar jika mengusung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca Juga: PDIP Makin Terpuruk, Puan Maharani Harus Legowo, Cuma Ganjar Pranowo Juru Selamatnya!

"PDIP setau saya sampai hari ini belum memutuskan akan mengusung siapa, belum menyatakan akan mengusung Puan, atau pengusung Ganjar, Jokowi, Megawati, atau mengusung siapapun. Itukan masih hanya sebatas isu-isu politik belaka yah. Yang belum ada kepastian," ujar Ferdinand kepada fajar.co.id, Jumat (30/9/2022).

Menurut Ferdinand, sebagai salah satu kader tertinggi di partai, tentu Puan berharap dan berambisi juga untuk didukung oleh partai. "Itu sah-sah saja. Ganjar juga sebagai tokoh yang saat ini sedang digandrungi oleh masyarakat wajar juga untuk berambisi menjadi capres," imbuhnya.

"Namun, sampai sekarang PDIP kan belum memutuskan akan mencalonkan siapa, jadi kalau ada yang menyatakan supaya PDIP menang harus mengusung Anies, saya pikir itu isu-isu dan pendapat politik yang tidak bisa dijadikan sebagai referensi," beber Ferdinand.

Baca Juga: Curiga Geisz Chalifah Mundur dari Komisaris Ancol Bukan Karena Heru Budi: Takut Dimintai Keterangan KPK, Sama Aja Nih Dengan Junjungan

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel: