Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soroti Sikap Wakil Ketua KPK yang Bantah Isu Penjegalan Anies, Teddy Gusnaidi Heran: Fokus Saja pada Bukti!

Soroti Sikap Wakil Ketua KPK yang Bantah Isu Penjegalan Anies, Teddy Gusnaidi Heran: Fokus Saja pada Bukti! Kredit Foto: Instagram/Teddy Gusnaidi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Belakangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ramai diisukan berupaya menjegal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan cara mendesaknya mennjadi tersangka kasus Formula E. Hal ini tentu saja langsung dibantah oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Pernyataan bantahan tersebut segera ditanggapi oleh Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi. Ia menyoroti sikap Alexander yang ikut-ikutan meramaikan soal tuduhan kriminalisasi ini.

Baca Juga: Anies Mohon Jangan Kepedean Bakal Dijegal KPK, Arief Gerindra: Lagian Mas Anies Maju Nyapres Juga Belum Tentu Menang

"Kenapa Wakil Ketua KPK ikut-ikutan bergunjing dengan memberikan penjelasan bahwa KPK sedang tidak melakukan kriminalisasi terhadap Anies terkait dugaan korupsi Formula E?" kata Teddy dalam keterangannya, Rabu (5/10/2022).

Padahal, lanjutnya, proses penyelidikan dugaan korupsi formula E sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum adanya Deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Baca Juga: Waketum Partai Garuda Minta Pimpinan KPK Tak Perlu Ikut-ikutan Bergunjing soal Kasus Korupsi Formula E

"Tidak perlu berbalas pantun dengan para politisi dan pengamat, karena KPK bukan pengamat dan partai politik," imbaunya.

Dia menegaskan KPK adalah lembaga pemberantas korupsi bukan lembaga pemberantas isu dan fitnah.

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: