Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Diikuti 675 Perusahaan, Pameran Allpack Indonesia 2022 Targetkan 30 Ribu Buyers

Diikuti 675 Perusahaan, Pameran Allpack Indonesia 2022 Targetkan 30 Ribu Buyers Kredit Foto: Krista Exhibitions
Warta Ekonomi, Bandung -

Sekitar 675 perusahaan dan lebih dari 10 negara ikut berpartisipasi dalam pameran Allpack Indonesia 2022.

Ajang ini merupakan pelopor pameran di Indonesia untuk industri pengolahan dan pengemasan makanan, minuman, biakuitz konfeksioneri, farmasi/obat-obatana, jamu kosmetik, personal care, kecantikan, pertanian, oli/cairan/kimia, elektronika, dan pendingin yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions pada 12-15 Oktober 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 

Baca Juga: Menparekraf: Festival, Pameran Arsip, dan Sarasehan Jamu Lestarikan Produk Rempah Tanah Air

CEO Krista Exhibitions, Daud D Salim, mengatakan bersamaan dengan ALL PRINT 2022, pameran ini memamerkan berbagai teknologi pencetakan, peralatan, suplai, dan suplai mesin, mulai dari pemrosesan hingga material. 

Pameran ini juga berkolaborasi dengan World of Paper Tissue 2022 yaitu pameran internasional di bidang kertas, tisu, mesin, dan peralatan.  

"Selama 4 hari pameran berlangsung, sekitar lebih dari 675 perusahaan dan lebih dari 10 negara ikut berpartisipasi dalam pameran internasional yang sudah memasuki tahun ke-21 ini, yang ditargetkan akan mendatangkan lebih dari 30.000 buyers dan profesional," jelas Daud dalam keterangan resminya, Jumat (14/10/2022).

Baca Juga: Tak Cuma Pameran Industri Pengemasan, Sektor Printing dan Kertas Turut Meriahkan di JIExpo Kemayoran

Daud menyebutkan industri pengemasan, percetakan, dan kertas dinilai penting dalam pertumbuhan industri makanan dan minuman. Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan ratusan profesional di industri terkait.

"Tujuannya agar mereka bertemu langsung berdiskusi dan menjalin kerja sama dalam bisnis kemasan yang berdaya saing melalui pengembangan material dan inovasi teknologi yang ramah lingkungan," jelasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Ayu Almas

Tag Terkait:

Berita Terkait