Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mulai Safari Politik, Anies Temui Pimpinan Ponpes di Tasikmalaya dan Ciamis

Mulai Safari Politik, Anies Temui Pimpinan Ponpes di Tasikmalaya dan Ciamis Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Tasikmalaya -

Bakal calon presiden yang diusung Partai NasDem, Anies Baswedan, memulai safari politiknya di Jawa Barat. Mantan gubernur Jakarta itu dijadwalkan akan bersilaturahmi dengan sejumlah pimpinan pondok pesantren di Tasikmalaya dan Ciamis. 

Dalam kunjungan perdananya ini, Anies tiba di Bandara Wiriadinata, Tasikmalaya, Sabtu (19/11/2022) sekitar pukul 12.30.

Didampingi ketua DPD Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa, serta sejumlah petinggi partai tersebut lainnya, Anies langsung menyapa ribuan relawannya yang sudah menunggu di depan pintu masuk bandara. Dengan menggunakan kemeja kotak-kotak, Anies bersalaman satu per satu dengan para pendukungnya. Baca Juga: Survei Voxpol Anies-AHY Unggul Telak, Demokrat: Faktor Cawapres Sangat Menentukan

Dalam agendanya hari ini, Anies dijadwalkan untuk bersilaturahmi dengan sejumlah pimpinan pondok pesantren di Tasikmalaya dan Ciamis, seperti Mathlaul Khaer Cintapada, Sirnarasa Ciseuri, dan Suryalaya. 

Ketua DPD Partai NasDem Jawa Barat Saan Mustopa, mengucapkan terima kasih atas sambutan warga Priangan Timur tersebut. Saan berjanji akan menjawab kepercayaan ini dengan upaya keras untuk memenangkan Anies di Jawa Barat. 

"Terima kasih kepada para relawan. Ini jadi menambah semangat dan keyakinan Partai NasDem untuk memenangkan Anies," katanya. 

Saan mengaku optimistis Anies akan meraih 50% lebih suara pilpres di Jawa Barat. Baca Juga: Gerah Lama-lama Dituding Bapak Politik Identitas, Anies: Tanya Saja Sama Masyarakat Nasrani, Hindu, Buddha, Mereka Bilang...

"Ada suasana kebatinan yang sama antara Pak Anies dengan masyarakat Jawa Barat.  Jadi saya optimis akan menang 50% lebih di Jabar," pungkasnya.

Baca Juga: NasDem Tantang Sandiaga Uno Laporkan Anies Soal Rp50 Miliar, Ferdinand: Masa Beliau Gak Paham Utang Piutang Itu Bukan Pidana?

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Fajar Sulaiman

Bagikan Artikel: