Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Setelah Demokrat, PKS Buka Suara Soal Video Kepala BP2MI: Kasihan, Presiden Jokowi!

Setelah Demokrat, PKS Buka Suara Soal Video Kepala BP2MI: Kasihan, Presiden Jokowi! Kredit Foto: Twitter/Mardani Ali Sera
Warta Ekonomi, Jakarta -

Beredar video yang menunjukkan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Ramdhani, meminta restu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melawan para oposan yang mengkritik pemerintah.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menilai bahwa pernyataan tersebut tidak layak didengar oleh Jokowi. Hal tersebut dia katakan sebab keprihatinannya kepada Jokowi jika mesti mendengar pernyataan Benny yang dinilai toxic.

Baca Juga: Video Ketua BP2MI Izin 'Tempur' di Depan Jokowi Bocor ke Publik dan Viral, Rudi S Kamri: Tak Ada Niat Mancing

"Itu bukan pernyataan yang layak didengar presiden. Kasihan Presiden mendengar pernyataan toxic seperti itu," kata Mardani pada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/11/2022).

Mardani juga menilai bahwa seyogianya Jokowi menghadirkan ketenangan pada rakyatnya. Untuk itu, dia meminta Jokowi agar tidak terprovokasi oleh pernyataan Benny yang dinilai tidak etis. "Presiden harusnya mendatangkan ketenangan, mendatangkan kematangan, kecerdasan, kenegarawanan. Jangan malah dengar provokasi seperti itu," katanya.

Dia juga menilai, kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang perlu. Sebab, Mardani menilai bahwa kritik serupa dengan vitamin yang menyehatkan. Dia pun meminta agar Jokowi tidak lagi ikut dalam persoalan-persoalan yang terjadi pada relawan-relawannya. Mardani menilai bahwa Jokowi mestinya memfokuskan diri sebagai negarawan.

Lebih baik, kata Mardani, para relawan Jokowi dibentuk menjadi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memberikan kebaikan. Dia menilai hal tersebut akan sejalan dengan keinginan Jokowi yang mengatakan akan pulang kampung selepas menjadi presiden nanti.

"Kalau mau jadi LSM saja. Lakukan kebaikan. Katanya Pak Jokowi mau jadi balik kampung dan aktivis lingkungan, bagus sekali. Relawannya diajak jadi aktivis lingkungan juga bagus," katanya.

Baca Juga: Meriahkan Bulan Bahasa Bali V, Desa Dangin Puri Kangin Gelar Berbagai Lomba

Penulis: Andi Hidayat
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel: