Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jepang, Inggris, dan Italia bakal Umumkan Proyek Pesawat Tempur Gabungan

Jepang, Inggris, dan Italia bakal Umumkan Proyek Pesawat Tempur Gabungan Kredit Foto: Reuters/Peter Nicholls
Warta Ekonomi, Tokyo -

Jepang, Inggris, dan Italia akan mengumumkan kesepakatan terobosan paling cepat minggu depan untuk bersama-sama mengembangkan jet tempur canggih baru, kata dua sumber yang mengetahui rencana tersebut kepada Reuters.

Bagi Tokyo dan London, ini merupakan puncak dari hubungan pertahanan yang semakin erat, yang pada gilirannya memberi Inggris peran keamanan yang lebih besar di Asia dan memberi Jepang mitra keamanan baru yang dapat membantunya melawan kekuatan militer China yang tumbuh di negara tetangga.

Baca Juga: Kejutan, China Ditendang Inggris dari Proyek Nuklir Senilai Lebih USD800 Juta

Dorongan untuk menggabungkan proyek jet tempur Tempest yang dipimpin Inggris dengan program tempur F-X Jepang pertama kali dilaporkan oleh Reuters pada bulan Juli. Ini akan menjadi pertama kalinya Jepang berkolaborasi dengan negara-negara di luar Amerika Serikat dalam proyek alutsista besar.

Pengumuman itu akan datang sebelum Jepang merilis strategi keamanan nasional baru dan rencana pengadaan militer sekitar pertengahan Desember, kata sumber tersebut.

Penumpukan senjata itu, yang dapat menggandakan anggaran pertahanan negara menjadi sekitar 5% dari produk domestik bruto (PDB) selama lima tahun ke depan, akan digunakan untuk membeli senjata baru termasuk rudal jarak jauh yang dirancang untuk mencegah China melakukan aksi militer di dan sekitar Laut China Timur.

Pembicaraan antara Jepang, Inggris, dan Italia tentang jet tempur baru, yang akan dipimpin oleh BAE Systems Plc dan Mitsubishi Heavy Industries, akan berlanjut tahun depan untuk membahas detail proyek, seperti pembagian kerja dan desain varian yang akan dilakukan masing-masing mitra. menyebarkan, kata sumber itu.

Partai Demokrat Liberal yang berkuasa di Jepang juga mempertimbangkan proposal untuk melonggarkan aturan ekspor militernya sehingga jet tempur gabungan dapat diekspor, kata Itsunori Onodera, mantan menteri pertahanan Jepang dan anggota parlemen yang berpengaruh dalam sebuah wawancara bulan lalu.

Baca Juga: Meriahkan Bulan Bahasa Bali V, Desa Dangin Puri Kangin Gelar Berbagai Lomba

Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel: