Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Macam Dilarang Jadi Next Jokowi, Pengakuan Anies Mengejutkan Habis: Apapun Ditempelkan...

Macam Dilarang Jadi Next Jokowi, Pengakuan Anies Mengejutkan Habis: Apapun Ditempelkan... Kredit Foto: Antara/Fakhri Hermansyah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan pengakuan terkait sejumlah serangan yang diberikan kepadanya jelang Pilpres 2024.

Dirinya mengatakan tak hanya politik identitas, namun beragam upaya seperti label maupun julukan negatif selalu mendarat kepadanya.

Baca Juga: Pinjaman Sandiaga Dihadapi Anies Baswedan, Oposisi Kelabakan: Mereka Dipermainkan Isunya Sendiri!

Sosok yang digadang-gadang akan menjadi calon presiden ini mengatakan bahwa sejumlah serangan ini datang silih berganti.

"Bukan saja politik identitas, banyak label negatif lainnya mendarat kepadanya dari pihak mana pun, Apapun ditempel kepada saya, bahkan sampai terpilih memimpin Jakarta pun dilabelkan, apa pun nama labelnya," kata Anies berkisah dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Ummat ke-1 di Asrama Haji, Jakarta Timur, Selasa 14 Februari 2023.

Anies Baswedan yang pernah jadi pembantu Jokowi sebagai menteri kabinet mengibaratkan, bahwa label tersebut memunculkan persepsi.

"Di mana begitu banyak orang mengatakan ini adalah secangkir air putih, tapi kalau kita bikin strategi komunikasi, ada 100 orang bilang ini adalah air keras, terbentuklah persepsi ini adalah air keras. Kenapa terbentuk persepsi itu? Karena ada 100 orang yang ramai-ramai bilang ini air keras," kata Anies Baswedan.

Baca Juga: Carut-marut Dana Bohir Pilkada, Pengakuan Anies Baswedan-Sandiaga Kian Dibaca: Utang Diganti Akomodasi...

Masih kata bakal calon presiden Pilpres 2024 itu, terkait persepsi yang muncul. Ia memakai dua skema untuk menangkalnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: