Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Lebih dari 6.000 Gempa Susulan Hantam Turki Setelah 2 Gempa Dahsyat Mematikan

Lebih dari 6.000 Gempa Susulan Hantam Turki Setelah 2 Gempa Dahsyat Mematikan Kredit Foto: Reuters/Sertac Kayar
Warta Ekonomi, Ankara -

Jumlah gempa susulan setelah dua gempa bumi yang melanda Turki selatan pada 6 Februari telah mencapai lebih dari 6.000, kata seorang pejabat dari Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD), Minggu (19/2/2023).

“Jumlah gempa susulan yang ditimbulkan oleh kedua gempa tersebut mencapai 6.040. Di antaranya 1.628 gempa susulan yang terukur dengan magnitudo 3-4, 436 di antaranya dengan magnitudo 4-5, dan 40 dengan magnitudo 5-6. Ada juga gempa bermagnitudo 6,6," kata Orhan Tatar, direktur umum gempa bumi dan pengurangan risiko di AFAD, dalam jumpa pers di provinsi Kahramanmaras selatan.

Baca Juga: Luar Biasa, Somalia Ikut Nyumbang Bantuan 100.000 Dolar untuk Korban Gempa Turki

Peringatan akan lebih banyak gempa susulan setelah gempa dahsyat melanda Turki selatan, Tatar mengatakan: "Terutama setelah gempa sebesar ini, gempa susulan akan berlanjut untuk jangka waktu yang lebih lama. Beberapa gempa susulan ini mungkin berkekuatan 5 ke atas."

"Akibat gempa tersebut, kerak bumi bergerak sejauh 7,3 meter (24 kaki). Itu adalah "angka yang sangat serius. Gempa juga mengeluarkan banyak energi," tambahnya.

Dampak gempa ini mencapai 110.000 kilometer persegi (42.471 mil persegi) dan menyebabkan kerusakan di banyak provinsi dan kabupaten.

Mengatasi klaim di media sosial tentang kilatan cahaya di langit yang menyerupai sambaran petir selama gempa bumi, dia mengatakan kilatan cahaya yang intens selama gempa "cukup normal".

Sedikitnya 41.020 orang tewas akibat dua gempa kuat yang mengguncang Türkiye selatan pada 6 Februari, kata badan penanggulangan bencana negara itu, Minggu.

Gempa berkekuatan 7,7 dan 7,6 SR, berpusat di provinsi Kahramanmaras, mempengaruhi lebih dari 13 juta orang di 11 provinsi, termasuk Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Gaziantep, Hatay, Kilis, Malatya, Osmaniye, Elazig dan Sanliurfa.

Di Suriah, setidaknya 5.840 orang telah tewas.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Muhammad Syahrianto

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: