Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Biaya Haji Naik, Kanwil Kemenag Jatim Klaim Jemaah Asal Jatim Tetap Jaga Niat Ibadah ke Tanah Suci

Biaya Haji Naik, Kanwil Kemenag Jatim Klaim Jemaah Asal Jatim Tetap Jaga Niat Ibadah ke Tanah Suci Kredit Foto: Kementerian Agama
Warta Ekonomi, Surabaya -

Pemerintah dan DPR telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2023 sebesar Rp90,05 juta. Dari jumlah itu, jemaah haji hanya membayar Rp49,8 juta dan selebihnya ditutupi dengan nilai manfaat keuangan haji.

Menurut Kakanwil Kementerian Agama Jawa Timur Husnul Maram, walaupun ada kenaikan soal biaya haji untuk tahun 2023, hingga sekarang jemaah haji asal Jawa Timur masih menjaga niatnya untuk berangkat haji pada tahun 2023.

Baca Juga: Pimpinan MPR: Biaya Haji Rp49,8 Juta Sudah Mendekati Angka Ideal

"Alhamdulillah jemaah haji Jawa timur semuanya menyambut baik keputusan pemerintah yang didukung DPR sehingga sampai saat ini belum ada pembatalan. Semuanya tetap menginginkan berangkat bahkan kalau bisa kuota Jawa Timur ditambah," kata Kakanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram, saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (23/2/2023).

Untuk tahun ini, tambah Husnul, Jatim mendapatkan kuota haji 34.868 jemaah. "Alhamdulilah, Jawa Timur tahun 2023 ini insyaallah mendapatkan kuota haji 34.868, termasuk prioritas lansia 5% atau 1.758 jemaah, kita berangkatkan dalam 79 kloter," ujarnya.

Dari total kuota Jemaah asal Jatim, sekitar 15 ribu di antaranya merupakan jemaah yang sudah lunas tahun 2020 sehingga ada sekitar 16.112 jemaah 2023 yang ditunggu pelunasannya dalam waktu dekat.

"Lima belas ribu sekian (jemaah) tahun 2020 lunasnya, jadi yang belum lunas itu sekitar 16.112. Mereka ini sudah disebut jemaah haji karena undang-undang nomor 8 tahun 2019 menyatakan WNI yang daftar haji dan sudah mempunyai nomor porsi, meski berangkatnya masih 20 atau 30 tahun lagi tetap disebut jemaah haji," tegas Husnul.

Terakhir, Husnul berpesan kepada jemaah haji Indonesia, khususnya asal Jatim, agar semaksimal mungkin mempersiapkan diri untuk menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

"Persiapkan secara lahir batin, khususnya kesehatan fisik maupun mental supaya pelaksanaan haji bisa betul-betul sempurna. Manasik hajinya tolong dibaca dan dipraktikkan kembali. Insyaallah kalau sudah demikian, kita tinggal tawakal kepada Allah. Semoga seluruh jemaah Indonesia bisa melaksanakan ibadah haji dengan sempurna dan hajinya mabrur," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: