Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Angkasa Pura II Membidik 73 Juta Penumpang Tahun Ini

Angkasa Pura II Membidik 73 Juta Penumpang Tahun Ini Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden DirekturPT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin optimistis 20 bandara kelolaan dapat melayani 73 juta penumpang pada 2023 atau meningkat sekitar 18% dibandingkan realisasi 2022 sebanyak 62 juta penumpang.

“Kami optimistis ini tercapai sejalan dengan hubungan yang erat AP II dengan maskapai dengan semangat sama yakni memperkuat konektivitas penerbangan nasional,” jelas Awaluddin usai menghadiri  Airlines Gathering 2023 di Kepulauan Bangka Belitung, pada 10-11 Maret 2023 lalu.

Awaluddin menambahkan pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat buruk bagi industri penerbangan dan pariwisata.  Dia menyebut April 2020 adalah titik nadir terbawah, di mana lalu lintas penerbangan di bandara-bandara AP II hanya sekitar 10% dari kondisi normal sebeluma adanya pandemi.

“Pada 2020-2021, jumah penumpang di bandara AP II hanya berkisar 32-35 juta penumpang,”tambahnya. Kemudian, pada 2022 dengan momentum kondisi pandemi lebih terkendali, Angkasa Pura II bersama maskapai berkolaborasi dan berjuang bersama untuk kembali memperkuat konektivitas penerbangan.

Baca Juga: Bidik 68 Juta Penumpang Tahun Ini, AP I Percepat Program Transformasi

Hasilnya jumlah penumpang di 20 bandara Angkasa Pura II mencapai 62 juta penumpang atau sekitar 70% recovery rate (tingkat pemulihan) dari kondisi 2019 sebelum adanya pandemi.“Hasil ini tidak datang dengan mudah, tetapi berkat perjuangan AP II dan maskapai serta didukung pemerintah,” tegasnya.

Pada tahun ini, Angkasa Pura II mengajak maskapai untuk lebih mengakselerasi pemulihan penerbangan. Dan lewat forum Airlines Gathering 2023 merupakan satu upaya dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi. 

“Kolaborasi antara bandara dan maskapai harus didasari pada tiga aspek, yakni adaptasi terharap perubahan, kepemimpinan biaya dan efisiensi operasional,"pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: