Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Lengkap! Ini Jadwal, Syarat, dan Tahapan Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK 2023-2028

Lengkap! Ini Jadwal, Syarat, dan Tahapan Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK 2023-2028 Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pembukaan Pendaftaran Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Periode 2023-2028.

Berdasarkan keterangan resmi OJK, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan mengatur penambahan 2 (dua) Kepala Eksekutif Otoritas Jasa Keuangan.

Baca Juga: Kantongi Pernyataan Efektif Dari OJK, Produsen Baterai Kendaraan Listrik Ini Banderol Harga IPO Rp795 Per Saham, Minat?

Pertama, yakni Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota Dewan Komisioner.

Kedua, yakni Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota Dewan Komisioner. 

"Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Periode 2023-2028 telah mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk turut serta mendaftarkan diri secara daring (online) pada 2 (dua) jabatan Kepala Eksekutif dimaksud," tulis OJK, Kamis (13/4/2023).

Bagi peserta seleksi yang telah mendaftar tetapi belum melengkapi dokumen, dapat segera menyelesaikan tahapan pendaftaran melalui laman https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id mengingat batas waktu paling lambat tanggal 14 April 2023 pukul 23.59 WIB.

Baca Juga: Tingkatkan Kepercayaan Konsumen, Pengawasan Market Conduct jadi Agenda Prioritas OJK

Syarat Pendaftaran 

Adapun, OJK merilis syarat untuk mendaftar sebagai calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan sebagai berikut:

1. Warga negara Indonesia;

2. Memiliki akhlak, moral, dan integritas yang baik; 

3. Cakap melakukan perbuatan hukum;

4. Tidak pernah dinyatakan pailit atau tidak pernah menjadi pengurus perusahaan yang menyebabkan perusahaan tersebut pailit;

5. Sehat jasmani;

6. Berusia paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun pada tanggal 11 Agustus 2023;

7. Mempunyai pengalaman atau keahlian di sektor jasa keuangan;

8. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan hukuman 5 (lima) tahun atau lebih; dan

9. Bukan pengurus dan/atau anggota partai politik pada saat pencalonan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Alfida Rizky Febrianna
Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: