Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Andi Arief Sebut Pertemuan 6 Ketum dan Presiden Jokowi di Istana Hanya Untuk Menyusun Strategi Menjerumuskan Anies Baswedan

Andi Arief Sebut Pertemuan 6 Ketum dan Presiden Jokowi di Istana Hanya Untuk Menyusun Strategi Menjerumuskan Anies Baswedan Kredit Foto: Twitter/Andi Arief
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief, kembali mengomentari pertemuan Partai koalisi pemerintah yang diinisiasi Presiden Jokowi di Istana Negara.

Andi Arief berpikir, pertemuan para Partai Koalisi Pemerintah di Istana akan menjerumuskan Anies Baswedan menjadi tersangka KPK.

Baca Juga: Pilih Jadi Cawapres Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto? Erick Thohir: Saya Tegak Lurus kepada Presiden Jokowi

"Jangan sampai persekongkolan di Istana akan memproduksi Pak Anies Baswedan sebagai tersangka KPK," ujar Andi Arief dalam keterangannya (3/5/2023).

Sebagaimana diketahui, bakal Capres Partai NasDem tersebut kerap dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi Formula E DKI Jakarta. Meskipun sejauh ini belum ditemukan bukti konkrit.

Sebelumnya, Presiden Jokowi bertemu dengan ketua umum partai koalisi pemerintah, Selasa (02/05/23) malam di Istana Merdeka.

Berdasarkan informasi yang beredar, pertemuan tersebut membahas pilpres 2024.

Beberapa ketum parpol yang sudah hadir di Istana Merdeka adalah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, PLT Ketum PPP Mardiono, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketum PAN Zulkifli Hasssan.

Baca Juga: Surya Paloh Sampai Enggak Dianggap Lagi, Ganasnya Kemarahan Jokowi: Dia Kembali Menyiksa Sang Lawan

Keenam partai yang diundang Jokowi ke Istana adalah Partai Golkar, PAN, PPP, PKB, Gerindra, dan PDIP. Salah satu Ketum Parpol yang tidak hadir adalah Ketum NasDem Surya Paloh.

Baca Juga: Demi Perkuat Penguasaan Pasar, Anak Usaha Pertamina Jalin Kerja Sama dengan KKMC

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty

Advertisement

Bagikan Artikel: