Efek NasDem Dikerjai, Elite Politik Disarankan Tak Menentang Kemauan Jokowi: Sebaiknya Dukung Capres Istana...

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menyoroti cukup suramnya nasib pesta demokrasi di Pilpres 2024.
Dirinya mengatakan ajang tersebut akan sulit untuk dilalui oleh pihak oposisi dari pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Publik Yakin Anies Capres yang Nggak Bakal Lanjutkan Program Jokowi, Rezeki Nomplok Buat Ganjar!
Pasalnya hal tersebut sudah terlihat dari nasib yang dialami oleh Partai NasDem. Dirinya mengatakan partai tersebut diserang karena sudah membangkang apa yang diinginkan oleh Jokowi.
"Saya sih melihat awalnya dari soal politik dari soal pencapresan Anis Baswedan yang terus katakan diganggu, dikerjai sehingga ber-impact pada persoalan hukum Johnny G Plate. Memang itu hukum, ada dugaan kerugian negara tetapi tidak lepas dari persoalan politik soal pencapresan Anies Baswedan," ujar Ujang kepada Republika, Jumat (19/5/2023).
Ujang meyakini, seandainya Partai Nasdem mendukung calon presiden dari kelompok yang istana atau Jokowi, maka partai besutan Surya Paloh tersebut akan aman-aman saja. Hal ini kata dia, terbukti Nasdem yang tetap aman sebelum akhirnya peta politik berubah sejak Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan.
Ujang membeberkan, Nasdem sudah mulai tidak diundang dalam pertemuan yang digagas Presiden Jokowi maupun koalisi Pemerintah Jokowi-Ma'ruf. Bahkan Jokowi juga sudah secara terang-terangan menyebut Nasdem sudah bukan bagian dari koalisi karena telah bergabung bersama PKS dan Demokrat mengusung Anies.
"Seandainya Nasdem dulu tidak mencapreskan Anies atau masih dalam kekuasaan mendukung capres yang didukung oleh kelompok istana ya kemungkinan besar ya kasus-kasus Nasdem itu akan aman," ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Advertisement