Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Megawati Enggan Kerja Sama Politik dengan Partai yang Pilih-pilih: Menurut Saya Keanehan...

Megawati Enggan Kerja Sama Politik dengan Partai yang Pilih-pilih: Menurut Saya Keanehan... Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menilai jika kerja sama yang dibangun antarpartai politik hanya fokus pada Pilpres 2024 adalah hal yang aneh.

Hal ini diungkapkannya usai PDIP dan Partai Perindo sepakat menjalin kerja sama dalam pengusungan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang. Adapun, kerja sama tersebut dihadiri langsung oleh dirinya dan Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo.

Baca Juga: PDIP dan Partai Perindo Jalin Kerja Sama Pengusungan Ganjar Pranowo Hari Ini

Megawati menegaskan Pemilu 2024 mencakup seluruh pemilihan. Dalam hal ini, Pileg, Pilkada, hingga Pilpres yang dilakukan secara serentak pada tahun 2024 nanti.

"Jangan lupa sebetulnya Pileg, Pilpres kemudian Pilkada itu namanya pemilu, yang dilakukan tiap lima tahun sekali. Jadi sebetulnya, menurut saya agak lucu kalau kerja sama itu pilih-pilih," kata Megawati dalam konferensi persnya di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (9/6/2023).

"Kapan mau ikut Pileg kerja sama, tapi Presiden tidak kerja sama. Itu rasanya menurut saya keanehan dan kalau ada yang mau begitu, ya saya nggak mau kerja sama," tambahnya.

Oleh karenanya, Megawati menegaskan kerja sama yang dijalin dengan partai politik mencakup seluruh pemilihan. Pun demikian pula kerja sama antara PDIP dengan Partai Perindo.

"Jadi kalau tadi HT (Hary Tanoesoedibjo) bilang tegas mengatakan, ya saya, kami mengatakan ayo kita kerja sama, memenangkan pemilu ini secara keseluruhan," katanya.

Baca Juga: Besok, PDIP dan Perindo Bangun Kerja Sama Politik Dukung Ganjar Pranowo

Sementara itu, Ketua Umum Perindo Hary Tanoe juga menegaskan kerja sama yang disepakatinya dengan PDIP, selain untuk memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, juga untuk memenangkan keseluruhan Pemilu. Dalam hal ini, Pileg dan Pilkada.

"Ini adalah kerja sama dalam kaitannya Pilpres untuk mengusung Bapak Ganjar Pranowo memenangkan sebagai presiden Republik Indonesia tahun 2024. Namun demikian perlu saya tegaskan, karena pelaksanaan Pilpres dan Pileg itu bersamaan, mau tidak mau pasti akan ada kerja sama Pileg juga di dalam praktiknya nanti," kata Hary Tanoe dalam konferensi persnya di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Baca Juga: Industri Perkebunan Berpegang Teguh Pada Konsep Bisnis Berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Andi Hidayat
Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: