Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

China Cetak Miliarder Baru Berkat Bisnis Makanan Hewan, Baru Debut Kekayaannya Langsung Rp26 Triliun!

China Cetak Miliarder Baru Berkat Bisnis Makanan Hewan, Baru Debut Kekayaannya Langsung Rp26 Triliun! Kredit Foto: Unsplash/Kim Davies
Warta Ekonomi, Jakarta -

Industri makanan hewan di China menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Dan hari ini, China kembali mencetak miliarder baru.

Mengutip laporan Forbes, lonjakan pemasok makanan hewan Gambol Pet Group pada debut perdagangan sahamnya di Bursa Efek Shenzhen telah mencetak miliarder terbaru di negara tersebut.

Ketua dan CEO Qin Hua (54) yang memegang 45,7% saham senilai USD1,7 miliar (Rp26 triliun) pada sore hari. Perusahaan investasi KKR memiliki 19% saham Gambol yang naik 63% dari harga IPO perusahaan menjadi 65,3 yuan pada perdagangan sore hari.

Baca Juga: 3 Miliarder Ini Setuju Bahwa AI Akan Menjadi Peristiwa Penting Paling Bersejarah di Dunia

Populasi lansia di China yang melonjak dan sejumlah besar generasi muda yang tidak menikah kemungkinan besar akan membantu meningkatkan pasar makanan hewan peliharaan mereka sebesar 4% per tahun hingga tahun 2027, menurut laporan Mordor Intelligence.

Sekitar 61% dari kelompok usia 65+ tahun di negara tersebut tinggal dengan hewan peliharaan, kata Mordor mengutip data pemerintah.

“Populasi yang menua lebih memilih hewan peliharaan yang kecil dan mudah dirawat daripada komitmen mengasuh anak dengan benar,” katanya. “Faktor-faktor ini mendorong pasar makanan hewan di negara ini.”

Generasi muda China juga tertarik pada hewan peliharaan.

“Populasi yang lebih muda adalah lajang atau tidak memiliki anak dan menganggap hewan peliharaan sebagai pilihan yang lebih baik,” kata laporan itu. “Hampir separuh rumah tangga di Tiongkok memiliki hewan peliharaan seperti anjing, kucing, ikan, burung, dan lainnya.”

Gambol merupakan perusahaan pembuat makanan untuk anjing dan kucing yang berkantor pusat di provinsi Shandong China yang didirikan pada tahun 2006. Perusahaan ini mengekspor ke 33 negara di seluruh dunia, menurut situs web perusahaan.

China hari ini adalah rumah bagi miliarder terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Baca Juga: Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten/Kota di Bali Dimulai Hari Ini

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: