Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Aduh! Kekayaan Miliarder Afrika Ini Anjlok Hingga Rp16,8 Triliun, Apa Penyebabnya?

Aduh! Kekayaan Miliarder Afrika Ini Anjlok Hingga Rp16,8 Triliun, Apa Penyebabnya? Kredit Foto: GALLO IMAGES/LOUISE GUBB
Warta Ekonomi, Jakarta -

Miliarder dan orang paling makmur di Afrika Selatan, Johann Rupert harus merasakan penurunan kekayaan hingga USD1,1 miliar (Rp16,8 triliun). Menurut Forbes, kekayaan Rupert hari ini menjadi USD10,2 miliar (Rp155 triliun).

Penurunan kekayaan bersihnya ini terkait dengan penurunan berkelanjutan kepemilikan sahamnya di Richemont, konglomerat mewah Swiss di balik merek-merek ikonik seperti Cartier, Montblanc, dan Van Cleef & Arpels.

Baca Juga: Gokil! Sekelompok Elit Miliarder Ini Beli Tanah Kosong di San Francisco untuk Bangun Kota Sendiri

Melansir Billionaires Africa di Jakarta, Senin (28/8/23) berdasarkan data yang dikumpulkan mengungkapkan bahwa saham Rupert di Richemont telah berkurang sebesar USD775,61 juta (Rp11,8 triliun) sejak 3 Agustus karena investor di SIX Swiss Exchange terus mengurangi kepemilikan mereka di grup perusahaan induk barang mewah.

Compagnie Financiere Richemont SA, yang berkantor pusat di Bellevue, Swiss, adalah perusahaan barang mewah yang berlokasi di berbagai negara, termasuk Perancis, Inggris, Italia, Swiss, dan Eropa.

Pengaruh signifikan Rupert terhadap Richemont terlihat dari portofolionya yang terdiri dari 6.263.000 saham Richemont “A” dan 522.000.000 saham Richemont “B”, yang mencakup 10,18 persen modal perusahaan dan 51 persen hak suara.

Sejak 3 Agustus di SIX Swiss Exchange, saham perusahaan telah mengalami penurunan satu digit. Akibat penurunan saham Richemont sebesar 8,82 persen ini, nilai pasar saham Rupert merosot dari USD8,03 miliar pada 3 Agustus menjadi USD7,26 miliar.

Meskipun kekayaannya merosot, Rupert masih mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di Afrika Selatan, mengungguli sesama taipan Afrika Selatan Nicky Oppenheimer.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Advertisement

Bagikan Artikel: