Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

PKB dan NasDem Sepakat Usung Nama Koalisi Perubahan dalam Pengusungan Anies-Cak Imin

PKB dan NasDem Sepakat Usung Nama Koalisi Perubahan dalam Pengusungan Anies-Cak Imin Kredit Foto: Andi Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid menegaskan bahwa pihaknya dan Partai NasDem telah menyepakati nama koalisi bersama dalam pengusungan Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Jazilul menegaskan, PKB dan Partai NasDem telah menyepakati kerja sama politik dengan nama Koalisi Perubahan. Nama tersebut diadopsi dari nama sebelumnya, yakni Koalisi Perubahan untuk Persatuan atau yang disingkat KPP.

Adapun nama KPP sendiri dibangun bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem, dan Partai Demokrat. Kendati demikian, Partai Demokrat memilih mencabut dukungan kepada Anies Baswedan dan hengkang dari KPP seiring dengan kesepakatan kerja sama PKB dan Partai NasDem yang dinilai menyeleweng dari piagam yang disepakati bersama.

Baca Juga: Temui Jajaran PKB, Anies Lanjutkan Rencana Kebijakan yang Disusun Bersama PKS dan Demokrat

"Jadi PKB dan NasDem sudah sepakat nama koalisinya, Koalisi Perubahan," kata Jazilul saat ditemui wartawan di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (11/9/2023).

Dia juga mengaku, tim pemenangan pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin akan dibahas bersama dengan Partai NasDem, PKB, dan PKS. 

"Nanti kalau soal tim pemenangan, kami bersama NasDem sudah sepakat koalisinya, namanya Koalisi Perubahan dan buat tim sukses sama-sama," jelasnya.

Sementara PKS, Jazilul mengaku baru akan bertemu besok (12/9/2023) siang di Kantor DPP PKS. Adapun pertemuan itu juga akan dilakukan bersama dengan PKB, Partai NasDem, dan PKS.

Jazilul juga menyebut, pertemuan itu akan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB. Pertemuan itu juga bentuk tindak lanjut dari deklarasi pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin di Hotel Yamato, Surabaya, pada Sabtu (2/9/2023) lalu.

"Ini tentu dalam rangka untuk bersama-sama di dalam Koalisi Perubahan," katanya.

"Dan untuk memulai pembicaraan kembali bersama koalisi yang sudah ada. PKS besok DPP NasDem, DPP PKB besok bersilaturahim ke Kantor DPP PKS," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Partai Demokrat resmi mencabut dukungannya atas Bakal Calon Presiden (Bacapres), Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang. 

Pada kesempatan yang sama, Partai Demokrat juga memutuskan untuk keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) lantaran merasa dikhianati oleh mitra koalisinya, Partai NasDem.

"Partai Demokrat mencabut dukungan kepada saudara Anies Baswedan sebagai calon presiden dalam pilpres 2024. Kedua Partai Demokrat tidak lagi berada di dalam Koalisi Perubahan dan Persatuan karena telah terjadi pengingkaran terhadap kesepakatan yang telah dibangun selama ini," kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng, dalam konferensi persnya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jum'at (1/9/2023).

Baca Juga: CELIOS: Anies Baswedan Jadi Kandidat Capres Paling Banyak Membicarakan Isu Lingkungan

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Andi Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: