Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

OECD Depan Mata, Bappenas Ingin Visi Pembangunan Indonesia Cepat Selesai

OECD Depan Mata, Bappenas Ingin Visi Pembangunan Indonesia Cepat Selesai Kredit Foto: Alfida Rizky Febrianna
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menemui Sekretaris Jenderal The Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) Mathias Corman membahas terkait keanggotaan Indonesia di OECD, di Paris, Perancis.

Dalam kesempatan itu, Suharso mengatakan bahwa rencana bergabungnya Indonesia menjadi anggota OECD menjadi salah satu strategi untuk mewujudkan target pembangunan sesuai amanat Visi Indonesia Emas 2045. 

Baca Juga: Ketidaktahuan dan Budaya, Ternyata Begini Akar Masalah Kotornya Laut Indonesia

Dia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk melaksanakan pembangunan yang mendorong kemakmuran, kesetaraan, kesempatan, dan kesejahteraan dalam aspek sosial, ekonomi dan lingkungan hidup, menuju negara ekonomi maju pada 2045. 

"Kami memiliki pekerjaan rumah yang harus dilakukan, mengenai pengembangan ekonomi biru, ekonomi hijau, keluar dari jebakan pendapatan menengah, dan banyak lainnya. Dengan bergabung dengan OECD, akan memberikan peluang besar untuk kami mereformasi dan mengubah Indonesia ke standar internasional dalam aspek-aspek tersebut," ujar Suharso, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (6/10/2023).

Suharso menuturkan, segera bergabungnya Indonesia sebagai anggota OECD juga dimaknai melalui penyusunan peta jalan yang terintegrasi dengan dokumen perencanaan jangka panjang dan menengah di Indonesia, baik dokumen perencanaan di pusat maupun di daerah. 

"Peta jalan tersebut disusun selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045 yang akan segera ditetapkan menjadi undang-undang, dengan target pembangunan di antaranya mencapai rata-rata pertumbuhan sebesar 6-7% per tahun serta lepas dari middle income trap dan menjadi negara berpendapatan tinggi pada 2045," jelasnya.

Baca Juga: Climate Change hingga Ekonomi Biru, Begini Fokus KTT AIS Forum 2023

Suharso melanjutkan, keanggotaan Indonesia dalam OECD juga akan mendorong kerja sama ekonomi biru atau antara Kementerian PPN/Bappenas dengan OECD yang akan berkontribusi terhadap komitmen Indonesia untuk melaksanakan tujuan pembangunan berkelanjutan. 

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Alfida Rizky Febrianna
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: