Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Komentari Kasus Tewasnya Wulan, Ahmad Sahroni Minta Polisi Jerat Alung Dengan Pasal Pembunuhan

Komentari Kasus Tewasnya Wulan, Ahmad Sahroni Minta Polisi Jerat Alung Dengan Pasal Pembunuhan Kredit Foto: Instagram/Ahmad Sahroni
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ikut angkat bicara soal kasus pembunuhan terhadap Fitria Wulandari alias Wulan yang tewas oleh pacarnya, Rahmat Agil Septiansyah alias Alung.

Menurut Sahroni meminta pihak kepolisian menjerat pelaku menggunakan pasal pembunuhan.

"Saya minta pihak kepolisian, dengan tegas menjerat pelaku menggunakan pasal pembunuhan, bukan penganiayaan. Karena sudah jelas korban dianiaya secara brutal, disekap, sampai ditinggalkan begitu saja hingga tewas. Mau disebut apalagi itu kalau bukan pembunuhan?," kata Sahroni dalam keterangan (5/12).

Politikus Parati NasDem ini menilai ketegasan kepolisian sangat dibutuhkan dalam menindak kasus ini, sebab akan sangat berdampak bagi kasus-kasus lainnya.

Sahroni menilai kasus penganiayaan sadis seperti ini rentan terjadi karena efek jera yang kurang maksimal.

"Karena kalau aparat penegak hukum tidak tegas dalam menindak pelaku seperti ini, sudah pasti akan terulang lagi besok-besok. Akan bermunculan lagi penjahat-penjahat bermental rendahan, yang seenaknya menganiaya orang. Nyawa orang seperti tidak dianggap oleh mereka. Semuanya demi memenuhi ego semata," tambah Sahroni.

Sahroni berharap pesan ini harus benar-benar dicatat dan diimplementasikan oleh pihak kepolisian

"Jadi sekali lagi, pastikan pelaku dijerat hukuman berat. Tidak ada kata damai dan maaf, mau itu dari keluarga (korban) sekali pun,” demikian Sahroni.

Sebelumnya, Fitria Wulandari atau FW (22) tewas usai diduga dianiaya pacarnya, Rahmat Agil Septiansyah alias Alung dengan cara dianiaya, disekap dan mayatnya dibiarkan tewas.

Jasad FW ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam (2/12), di kompleks pertokoan di Bogor. Dua sejoli itu terlibat cekcok usai Alung minta putus hubungan akan tetapi FW menolak.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian pun langsung mengamankan RA. Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila, Senin (4/12), pun membenarkan bahwa FW meninggal mengenaskan karena dianiaya RA.

Baca Juga: Evaluasi KPU Bali, Petugas KPPS Diminta Teliti saat Mendata Pemilih

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: