Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini Muncul Tanda Distribusi dan Risiko Potensial

Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini Muncul Tanda Distribusi dan Risiko Potensial Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pada perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak secara horizontal di level 7.100. Meskipun mengalami penurunan sesaat, IHSG kembali menguat. 

Menurut Ellen May, Founder dan CEO Emtrade, pergerakan ini mencerminkan adanya ketegangan antara Bull dan Bear di pasar. 

"Perlu diperhatikan tanda-tanda distribusi yang jelas, terlihat dari ekor panjang di atas dan di bawah level tersebut, menandakan potensi risiko," ucap Ellen, mengutip dari kanal YouTubenya, Selasa (6/12). 

Saat ini IHSG mengalami penurunan, volume perdagangan yang tinggi juga mengindikasikan adanya penjualan besar. Oleh karena itu, kehati-hatian diperlukan dalam pengambilan keputusan investasi.

Baca Juga: Berhenti Jadi Presdir, Ira Noviarti Jual Saham Unilever Senilai Rp3,17 Miliar

"Terlebih lagi ternyata Pandemi COVID-19 juga berefek terhadap saham dan menimbulkan ketidakpastian di masa depan," lanjut Ellen. 

Pandemi COVID-19 terus memberikan dampak signifikan pada pasar saham global. Beberapa negara mengalami kenaikan harga saham di sektor kesehatan sebagai respons terhadap pandemi. Namun, apakah efek ini akan berulang di masa mendatang masih menjadi pertanyaan besar. Dampak ini juga merambah ke rencana liburan, termasuk di Shanghai, yang masih berpotensi mengalami lockdown

Lantaran hal itu, dikatakan Ellen para pelaku pasar perlu tetap waspada dan mengikuti perkembangan terkini.

Sementara itu sektor kesehatan menunjukkan kenaikan yang signifikan, terutama pada saham KAEF. Lonjakan likuiditas juga terjadi, menunjukkan minat tinggi pada sektor ini. 

"Meskipun besok masih berpotensi mengalami kenaikan, disarankan untuk menunggu pergerakan sideways terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan investasi. Risiko tetap ada, dan oleh karena itu, kehati-hatian tetap menjadi kunci dalam pengambilan keputusan investasi," tandas Ellen. 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca, pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Warta Ekonomi tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian dari keputusan investasi.

Baca Juga: Evaluasi KPU Bali, Petugas KPPS Diminta Teliti saat Mendata Pemilih

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Naeli Zakiyah Nazah
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: