Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Industri PC Tertekan Lonjakan Kebutuhan AI, Lenovo Beri Sinyal Kenaikan Harga Komponen

Industri PC Tertekan Lonjakan Kebutuhan AI, Lenovo Beri Sinyal Kenaikan Harga Komponen Kredit Foto: Freepik.com
Warta Ekonomi, Jakarta -

Industri PC dan komponen gaming sedang menghadapi tekanan pasokan yang berpotensi mendorong kenaikan harga dalam waktu dekat. 

Terkini, Lenovo mengingatkan konsumen serta mitra distribusi untuk segera mempertimbangkan pembelian perangkat keras sebelum terjadi perubahan nilai pasar. 

Peringatan ini muncul seiring dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur komputasi global untuk mendukung perkembangan teknologi AI.

Kondisi itu mulai memengaruhi ketersediaan komponen vital seperti CPU, GPU, memori, hingga media penyimpanan di tingkat global. 

Presiden Lenovo Amerika Utara, Ryan McCurdy, menjelaskan bahwa stok produk yang saat ini tersedia di distributor masih mengusung harga yang paling kompetitif.

Menurutnya, harga tersebut kemungkinan akan menjadi yang terbaik sebelum pasar memasuki penyesuaian dalam enam hingga dua belas bulan ke depan. 

Situasi ini mengindikasikan bahwa masa stabil harga perangkat keras akan segera berakhir akibat pergeseran prioritas produksi komponen. 

Jika permintaan terus melonjak, stok lama di pasar akan habis dan digantikan oleh produk dengan biaya produksi yang lebih tinggi.

Sebagai informasi, kelangkaan ini dipicu oleh pembangunan infrastruktur komputasi global untuk AI yang menyerap sebagian besar kuota produksi pabrikan besar. 

Baca Juga: Bocoran Infinix Note 60 Pro: Beralih ke Qualcomm dan Andalkan Chipset Snapdragon untuk Tingkatkan Efisiensi

Komponen seperti DRAM dan NAND diprediksi akan mengalami keterbatasan pasokan yang berlangsung cukup lama hingga tahun 2027 mendatang. 

Kenaikan harga pada sektor memori ini dipastikan akan berdampak langsung pada biaya perakitan PC secara keseluruhan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: