Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dunia Harap Pemilu Indonesia Berjalan Adil dan Damai

Dunia Harap Pemilu Indonesia Berjalan Adil dan Damai Kredit Foto: Antara/Antara/Rafiuddin Abdul Rahman
Warta Ekonomi, Jakarta -

Para delegasi parlemen negara sahabat, duta besar, dan organisasi parlemen internasional sudah mulai berdatangan guna menjadi pengawas pesta demokrasi melalui program dari Election Visit Program (EVP) 2024.

Salah satu delegasi Parlemen Tanzania, Elibarki Immanuel Kingu mengungkapkan harapannya terhadap Pemilu di Indonesia yang akan berlangsung 14 Februari mendatang. Ia berharap pemilu di Indonesia berjalan damai dan demokratis.

Baca Juga: Aliansi BEM Sumut dan Riau Ajak Masyarakat Gunakan Suara di Pemilu 2024

“Indonesia adalah salah satu negara raksasa di dunia dalam hal demokrasi. Jadi harapan kita pemilu besok, lusa, akan berjalan adil dan damai,” katanya dilansir Selasa (13/2).

Elibarki juga berpesan agar pada pemilu tanggal 14 februari nanti, bangsa Indonesia bisa memanfaat hak pilihnya di TPS. Hal ini, katanya, dikarenakan dapat menentukan arah Indonesia kedepan.

“Harapan saya adalah para pemilih akan hadir dalam jumlah besar untuk mendukung kandidat mereka yang telah mereka dengarkan sepanjang masa kampanye, untuk melihat agenda mereka, untuk melihat strategi mereka dan bagaimana mereka akan membantu warga negara yang indah ini,” sambungnya.

Diketahui, nantinya Elibarki juga akan melakukan tinjauan langsung ke TPS yang ada di Bali. Hal ini guna melihat dan memberi masukan terhadap pemilu di Indonesia yang tengah berlangsung.

Hal ini sejalan dengan yang dikatakan Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Sukamta mengatakan kegiatan ini kesempatan untuk menunjukkan kualitas demokrasi Indonesia kepada negara-negara sahabat. Disamping itu sebagai upaya membangun citra DPR RI sebagai parlemen modern dan terbuka.

Baca Juga: Anies Beri Anjuran ke Pendukungnya di Masa Tenang Pilpres, Simak!

“Hal ini memang menjadi komitmen kita untung mengundang para observer dari negara-negara sahabat. Itu bagian dari resiprokal kita juga, karena kita juga diundang oleh negara-negara itu kemudian kita juga mengundang balik. Disamping itu, kita juga berkepentingan supaya pemilu kita ini bisa disaksikan oleh negara-negara sahabat terutama parlemen di seluruh dunia,” kata Sukamta.

Baca Juga: Kominfo Ajak Masyarakat Waspadai Jeratan Investasi dan Pinjol Ilegal, Begini Ciri-cirinya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: