Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Allianz Life Indonesia: Dari Pencegahan Fraud hingga Inovasi untuk Disabilitas

Allianz Life Indonesia: Dari Pencegahan Fraud hingga Inovasi untuk Disabilitas Kredit Foto: Siaran Pers/Allianz Life Indonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Industri asuransi merupakan salah satu sektor yang vital dalam mendukung stabilitas finansial masyarakat. Namun, kekhawatiran terhadap kasus fraud hingga kebutuhan inovasi dalam merespons kebutuhan masyarakat telah menjadi perhatian bersama. 

Untuk membahas pendekatan Allianz Life Indonesia dalam mengatasi isu-isu ini, Warta Ekonomi berkesempatan melakukan wawancara dengan Hasinah Jusuf selaku Legal & Compliance Director Allianz Life Indonesia. Berikut ini adalah rangkumannya.

Penanganan Kasus Fraud

Hasinah Jusuf menggarisbawahi komitmen Allianz Indonesia dalam meningkatkan integritas perusahaan dan menjunjung tinggi prinsip 'utmost good faith' dalam seluruh aspek bisnis, terutama dalam proses klaim. Mereka menerapkan proses klaim yang prudent dan mengadopsi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi kecurangan atau fraud lebih cepat dan efisien. Langkah-langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta kepuasan nasabah.

Kondisi Finansial dan RBC

Allianz Life Indonesia berada dalam kondisi finansial yang sehat, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, dan berada jauh di atas nilai minimum RBC yang disyaratkan oleh OJK. 

Hal ini juga dapat terlihat dari komitmen terus menerus atas pengembangan bisnis baik melalui saluran pemasaran agency maupun bancassurance

Allianz Life Indonesia bagian dari Allianz Group yang merupakan perusahaan asuransi dan manajemen aset terkemuka di dunia dengan lebih dari 125 juta nasabah individu dan korporat di lebih dari 70 negara. Per 31 Desember 2023, Allianz Group mencatat pertumbuhan bisnis yang kuat, terlihat pada peningkatan volume bisnis total sebesar 5,5% menjadi 161,7 miliar Euro dan laba operasional meningkat sebesar 6,7% menjadi 14,7 miliar Euro yang utamanya didorong oleh segmen asuransi jiwa dan kesehatan.

Dengan kinerja bisnis yang kuat, Allianz Group memiliki fokus ke depan untuk menggunakan skala bisnisnya untuk meningkatkan produktivitas dan mengubah pengalaman nasabah yang unggul menjadi pertumbuhan nasabah yang menghasilkan.

Dukungan tersebut menjadi penopang yang kuat bagi Allianz Life Indonesia untuk selalu menjaga kesehatan dan kekuatan finansial Perusahaan demi memenuhi kewajibannya kepada nasabah secara terus menerus. Allianz Life Indonesia juga menerapkan strategi pengembangan bisnis secara agresif dan terus memberikan perlindungan asuransi jiwa dan kesehatan yang berkelanjutan lewat berbagai produk sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Baca Juga: Terapkan Lingkungan dan Budaya Kerja yang Positif, Allianz Indonesia Raih Sertifikasi Great Place to Work 2024

Perlindungan Data Nasabah

Perlindungan data nasabah menjadi prioritas bagi Allianz Indonesia. Mereka telah mengadopsi kontrol-kontrol keamanan informasi berstandar internasional, seperti ISO27001/2022 dan sedang dalam proses memperoleh ISO27701/2019 terkait data privacy. Langkah ini diambil untuk meningkatkan standar pengamanan terhadap informasi/data nasabah dan mengurangi risiko terkait keamanan informasi.

Inklusi bagi Penyandang Disabilitas

Allianz Indonesia memperhatikan akses bagi nasabah disabilitas dengan menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari area parkir khusus, ramp atau lift untuk akses jalan, ruang tunggu, prioritas dalam antrian, layanan customer service di area paling depan, meja layanan yang rendah, penyediaan kursi roda, dan pendamping nasabah. 

Hal ini disediakan oleh Allianz Indonesia agar nasabah disabilitas bisa mendapatkan akses yang mudah serta kenyamanan ketika memerlukan layanan finansial.

Upaya tersebut diapresiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penggerak keuangan inklusif bagi penyandang disabilitas dalam acara FinExpo 2023.

Baca Juga: Allianz Life dan Allianz Syariah Bukukan Pendapatan Premi Gabungan Rp16,2 Triliun di Tahun 2023

Penerapan Tata Kelola Perusahaan (GCG)

Dalam mempertahankan kredibilitas dan akuntabilitas kegiatan usaha, Allianz berpegang teguh kepada kode etik, nilai-nilai, dan berbagai inisiatif sebagai pedoman bagi seluruh individu di dalam perusahaan. 

Allianz Indonesia menjadikan Tata Kelola Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai budaya dalam kegiatan sehari-hari karyawan yang terus dikomunikasikan secara internal melalui berbagai cara menarik, misalnya seperti pembuatan visualisasi komik terkait nilai-nilai GCG; partisipasi karyawan dan management dalam topik-topik compliance dalam berbagai media. 

Allianz Indonesia juga secara rutin melakukan pelatihan pada karyawannya guna memastikan penerapan tata kelola perusahaan yang baik agar dapat terus menjadi perusahaan asuransi terpercaya di Indonesia.

Dengan berbagai kebijakan dan inovasi ini, Allianz Life Indonesia tidak hanya berupaya mengatasi masalah fraud dan menjaga stabilitas finansial, tetapi juga memberikan layanan inklusif dan perlindungan data yang optimal bagi seluruh nasabahnya, termasuk mereka yang memiliki disabilitas. Strategi-strategi ini menunjukkan komitmen Allianz untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan dalam industri asuransi di Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: