Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Perangi DBD dan Chikungunya dengan Program Edukasi 3M Plus: Soffell dan Pemerintah Kabupaten Jember Sasar 18 Desa

Perangi DBD dan Chikungunya dengan Program Edukasi 3M Plus: Soffell dan Pemerintah Kabupaten Jember Sasar 18 Desa Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jember -

Enesis Group, sebagai perusahaan FMCG Indonesia yang terus berkomitmen untuk menciptakan “Healthy Product for Healthy Family” agar senantiasa memberikan produk kesehatan yang berkualitas dan bermanfaat kepada masyarakat Indonesia.

Melalui produk andalannya, Soffell, yang telah hadir selama 36 tahun dan kini memimpin pasar dalam kategori lotion anti nyamuk, Enesis Group melaksanakan program Corporate Social Responsibility untuk membantu menanggulangi Demam Berdarah (DBD) dan Chikungunya.

Melalui program "Desa Bebas Nyamuk, Keluarga Sehat dan Bebas Gerak", Soffell turut serta dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya 3M Plus untuk melindungi diri dari penyakit DBD dan Chikungunya. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kesadaran akan kesehatan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi semua.

Baca Juga: Astra Financial Terapkan Integrasi Pelayanan Kesehatan di Pandeglang

Peluncuran program ini dibuka oleh Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto., ST., IPU., ASEAN Eng, pada Selasa, 4 Juni 2024 di Kantor Desa Wringintelu bersama dengan CEO Enesis Group, Aryo Widiwardhono di dampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Jember, dr Hendro Soelistijono dan RM Ardiantara selaku Head of HR & Public Relations Enesis Group, serta Louis Sumantadiredja selaku Senior Brand Manager Soffell dan Force Magic.

Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto., ST., IPU., ASEAN Eng, mengucapkan terima kasih kepada Enesis Group karena telah memberikan CSR Enesis yang diberikan kepada Kabupaten Jember. Ia mengungkap bahwa kita harus berkolaborasi bersama-sama untuk membasmi DBD yang ada di lingkungan kita dengan melakukan 3M Plus yaitu Menguras, Menutup, Mendaur plus mengoles Soffell, ini merupakan suatu ikhtiar agar terhindar dari nyamuk DBD. 

“Hari ini yang paling penting adalah keterlibatan kita, saya Bupati Jember minta tolong kepada semua untuk saling membantu warga kita, lingkungan kita, kita bersihkan lingkungan kita dengan 3M Plus. Saya mohon bantuan kepada semuanya, bantu saudara-saudara kita, libatkan warga kita, untuk saling control dan manage lokasi yang rentan terhadap sarang nyamuk," ujar Bupati Jember.

"Ini juga merupakan ujung tombak dari Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Diharapkan kader jumantik yang dilantik hari ini bisa meneruskan kepada kader jumantik selanjutnya. Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi penyemangat untuk kita semua dengan mewujudkan Desa Bebas Nyamuk, Keluarga Sehat dan Bebas Gerak. Soffell memberikan CSR seperti ini kepada kita untuk membantu menyelamatkan kita,” sambungnya. 

RM Ardiantara, Head of HR dan Public Relations Enesis Group menjelaskan bahwa Enesis Group melalui brand Soffell meyakini bahwa kunci dalam menurunkan kasus DBD adalah dengan mengubah perilaku masyarakat menjadi lebih peduli terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Oleh karena itu, Enesis Group terus berupaya secara berkelanjutan untuk memberikan edukasi tentang PSN 3M Plus yaitu Menutup, Menguras, Mendaur ulang serta menggunakan lotion anti nyamuk sehingga nyamuk tidak menghisap darah kita dan kita dapat menghentikan siklus pertumbuhan nyamuk. 

Baca Juga: IJN Malaysia dan Pertamina Bersinergi, Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan

Dengan fokus pada keluarga, Enesis Group mengakui peran penting yang dimainkan dalam menjaga kesehatan dan melindungi komunitas sekitar. Enesis Group berharap bahwa edukasi ini bukan hanya sekedar upaya sementara, tetapi merupakan investasi jangka panjang sehingga kesadaran akan pencegahan DBD akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan dapat mengurangi jumlah kasus DBD secara signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan Jember, dr Hendro Soelistijono memberikan apresiasi kepada Enesis Group, yang sudah peduli dengan memberikan pendidikan kepada kader jumantik dengan harapan agar mereka mampu memantau perkembangan jentik di sekelilingnya. 

“Prinsipnya adalah bagaimana kita menghentikan siklus nyamuk. Siklus nyamuk itu bisa dihentikan ketika kontak langsung dengan manusia berhenti, dengan melakukan 3M Plus dan mengoleskan lotion anti nyamuk diharapkan bisa memutus rantai perkembangan nyamuk,” ucap Kadinkes Jember. 

“Apabila ada keluhan demam disertai ngilu persendian disertai lemas, sebaiknya segera berobat, karena ini hanya virus, cukup ditingkatkan daya tahan tubuhnya, Insya Allah bisa meredam gejala-gejala berkelanjutan, jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Di daerah tepi pantai ini memang banyak kasusnya karena memang kita tahu, tempat-tempat populasi nyamuk berkembang biak lumayan banyak karena ada genangan air. Makanya kita tempatkan di Puger dan Balung dengan harapan bisa menekan angka kasus DBD,” tambah Kadinkes Jember.

Langkah Tanggap Soffell dalam Pencegahan DBD dan Chikungunya

Menurut Kementerian Kesehatan, pada minggu ke-18 Tahun 2024, tercatat 91.269 kasus DBD di Indonesia, dengan 641 kasus kematian. Jumlah tersebut mencerminkan peningkatan tiga kali lipat dibandingkan dengan jumlah kasus yang tercatat pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Program "Desa Bebas Nyamuk, Keluarga Sehat dan Bebas Gerak" merupakan inisiatif dari Enesis Group yang bertujuan untuk memberikan edukasi tentang upaya pencegahan DBD dan Chikungunya secara langsung kepada masyarakat di tingkat terendah, yaitu desa dan keluarga. Program ini akan berlangsung mulai tanggal 4 hingga 28 Juni 2024 di kecamatan Puger dan Balung, dan akan menjangkau lebih dari 15.000 warga.

Baca Juga: Mayapada Healthcare Akan Membangun Rumah Sakit Internasional di KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam

Dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Enesis Group melalui merek Soffell, turut berperan aktif dalam upaya edukasi dengan melibatkan kader jumantik. Fokus utamanya adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya tindakan pencegahan terhadap perkembangbiakan nyamuk.

Jangan biarkan nyamuk menghisap darah kita, melalui pendekatan PSN 3M Plus, yang mencakup kegiatan menguras, menutup, dan mendaur ulang, serta penggunaan lotion anti nyamuk yang dapat memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari gigitan nyamuk dan penularan penyakit yang ditularkannya.

Harapannya, melalui program ini akan terjadi perubahan perilaku masyarakat dengan mengaktifkan kembali Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dan meningkatkan kebiasaan penggunaan lotion anti nyamuk secara konsisten. Enesis Group yakin bahwa langkah-langkah ini akan memiliki dampak positif yang signifikan dalam upaya pencegahan DBD dan Chikungunya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: