Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

PKS Tak Punya 'Golden Ticket', Bakal Teguh Usung Sohibul Iman Ketimbang Anies?

PKS Tak Punya 'Golden Ticket', Bakal Teguh Usung Sohibul Iman Ketimbang Anies? Kredit Foto: Andi Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyoroti keputusan politik yang baru-baru ini diambil oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pengusungan Mohamad Sohibul Iman menurut pihaknya bukan sebuah keputusan final untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB, Syaiful Huda mengatakan bahwa pengusungan kader internal tersebut dapat berubah mengingat bagaimana ambang batas untuk melakukan pencalonan calon gubernur secara sepihak tak dipenuhi oleh PKS.

Baca Juga: Sohibul Iman Ungkap Mengapa Dirinya Lebih Dipercaya Jadi Cagub Ketimbang Anies

"PKS kan juga belum punya golden ticket karena belum memenuhi ambang 20 persen. Artinya, mau tidak mau mereka juga harus bangun koalisi," kata Huda, dilansir Senin (24/06/2024).

Huda mengatakan pengusungan calon gubernur maupun calon wakil gubernur untuk pesta demokrasi kali ini masih dinamis. Setiap partai politik masih menghitung baik buruknya keputusan untuk mengusung sosok tertentu di Jakarta. PKB misalnya tengah menggodok sosok dari 

berpandangan, sosok yang bakal diusung gabungan partai politik (parpol) untuk Pilkada Jakarta masih sangat dinamis. Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Elite PKB, Ida Fauziah.

Meskipun begitu, ia paham mengapa sebuah partai lebih condong untuk mengusung kader internalnya dalam pesta demokrasi. Namun ia mengingatkan adanya kondisi obyektif yang mau tidak mau juga dipikirkan oleh partai politik.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah elektabilitas calon yang akan diusung. Untuk Sohibul Iman, menurutnya tokoh tersebut belum memiliki elektabilitas yang maksimal demi mengamankan kemenangan di Pilkada Jakarta 2024.

Baca Juga: Usung Sohibul Iman Ketimbang Anies, PKS: Partai Baik Percaya Kadernya

"Setahu saya, Sohibul Iman dari beberapa lembaga survei relatif elektabilitasnya juga belum maksimal ya. Artinya itu juga pasti akan jadi pertimbangan ketika dibangun koalisi-koalisi," kata Huda.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: