Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Buka Peluang bagi UMKM, Festival Pet & Plants di Tokyo HUB PIK 2 jadi Ajang Berkumpul Pecinta Hewan dan Tanaman

Buka Peluang bagi UMKM, Festival Pet & Plants di Tokyo HUB PIK 2 jadi Ajang Berkumpul Pecinta Hewan dan Tanaman Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Festival Pet & Plants di Tokyo HUB Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 sukses menjadi ajang berkumpul bagi komunitas pecinta hewan dan tanaman.

Festival Plants & Pets Vaganza tidak hanya menjadi wadah bagi komunitas untuk berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.

Selain itu, festival ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan edukasi dan perlombaan. Setiap pengunjung dapat memperoleh wawasan baru dari berbagai outlet, mulai dari pet shop, breeder hewan eksotis, hingga budidaya tanaman hias. Bahkan, tersedia beragam pilihan hewan dan tanaman yang dapat dibawa pulang sebagai koleksi baru.

Berbagai kompetisi turut memeriahkan acara, seperti kontes fashion untuk hewan peliharaan, agility challenge bagi anjing, serta kompetisi sugar glider yang menarik banyak perhatian.

Salah satu peserta, Temi, berbagi pengalamannya dalam komunitas pecinta sugar glider sejak 2022.

"Saya mengikuti berbagai kontes sugar glider, termasuk lomba makan ulat Hongkong, panjat tali, Glad to Owner (GTO), dan Follow Me. Saya baru memelihara sugar glider selama tiga tahun, tetapi sangat antusias berpartisipasi dalam ajang seperti ini," ujar Temi.

Baca Juga: Berkunjung ke Pantai Aloha dan Land's End PIK 2, Bisa Pakai Transportasi Umum!

Hal senada disampaikan oleh Bro Siswo, seorang senior dalam komunitas sugar glider, yang menilai bahwa festival seperti ini sangat dibutuhkan oleh para pecinta hewan. 

"Saya biasa dipanggil Om Bro oleh teman-teman komunitas. Kami mengakomodasi anggota komunitas untuk ikut serta dalam event seperti ini karena antusiasme mereka sangat tinggi," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya komunitasnya sering mengadakan acara serupa di pusat perbelanjaan. 

"Tahun ini, kami untuk pertama kalinya menggelar acara di PIK. Selain sebagai wadah menyalurkan hobi, festival ini juga mempererat hubungan antar komunitas serta menjadi sarana edukasi bagi para pecinta hewan, terutama pemula."

"Event seperti ini sebenarnya juga menjadi ajang silaturahmi juga ya buat teman-teman untuk saling memperkenalkan diri antar komunitas ya. Jadi kita lover-lover sugar glider ya jadi bergabungnya disini, jadi saling kenal antar komunitas dan tidak ada perpecahan," ungkapnya.

Baca Juga: Tokyo Hub PIK 2, dari Destinasi Perayaan Imlek 2025 hingga Tempat Nongkrong Baru Gen Z

"Selain itu, adanya event seperti ini sebagai ajang edukasi juga, perlu sekali ya buat teman-teman yang masih anak-anak baru ya, karena banyak sekali edukasi-edukasi yang kita kasih tahu ya, seperti asal-usul sugar glider sebetulnya dari mana sih gitu ya, sebetulnya sugar glider dari Indonesia Timur dan penyebarannya dari Papua sampai ke Australia tapi aslinya sih hewan-asli Indonesia," jelas Om Bro.

Di area bazar, pengunjung disuguhkan berbagai pilihan menarik, mulai dari kucing ras, anjing dari berbagai breed, keledai, reptil eksotis, hingga tanaman hias yang siap dibawa pulang. Selain itu, tersedia berbagai stand yang menjual perlengkapan dan makanan hewan, sehingga pengunjung tidak hanya bisa berbelanja tetapi juga memperoleh informasi seputar perawatan hewan dan tumbuhan. Festival ini benar-benar menjadi surga bagi pecinta flora dan fauna.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: