Hagai Hot Tio School Gelar Perayaan Natal, Camat hingga Kapolsek Gebang Beri Motivasi pada Peserta Didik
Kredit Foto: Istimewa
Perayaan Natal Sekolah Hagai Hot Tio School (HHTS) di Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, berlangsung meriah dan penuh kehangatan, sarat dengan pesan kebhinekaan.
Lebih dari 1.000 warga dari beragam suku, ras, dan agama memadati lokasi, mengubah acara ini menjadi momentum penyatuan masyarakat Gebang.
Mengusung tema “Cinta Tanpa Syarat”, perayaan Natal HHTS tahun 2025 mewujudkannya secara nyata melalui pembagian paket sembako gratis tanpa syarat kepada masyarakat. Aksi sosial ini mendapatkan apresiasi luas karena dinilai mencerminkan kasih universal yang melampaui segala perbedaan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan daerah yang memberikan dukungan langsung, di antaranya Camat Gebang Syofian Tarigan, S.Sos., M.AP, Kapolsek Gebang AKP Abed Nebo, Danramil Gebang Kapten Inf. Joko, serta perwakilan Batalyon Infanteri 8 Marinir “Harimau Putih” yang diwakili oleh Letda Sinaga.
Dalam sambutannya, Camat Gebang Syofian Tarigan meminta yayasan memberi ruang bagi pejabat dan tokoh masyarakat untuk terus memotivasi siswa.
Ia membagikan kisah hidupnya yang berawal dari keluarga sederhana dan memulai karier sebagai honorer, hingga akhirnya dipercaya memimpin beberapa kecamatan di Langkat.
“Semua berawal dari mimpi dan kerja keras. Anak-anak ini harus didorong untuk berani bermimpi besar,” ujarnya.
Kapolsek Gebang AKP Abed Nebo juga memberikan motivasi kepada siswa untuk rajin belajar dan bercita-cita tinggi.
Ia bahkan mendorong mereka agar kelak dapat menjadi Kapolsek di kampung halaman sendiri atau menduduki jabatan strategis di Sumatera Utara.
Abed Nebo mengajak seluruh orang tua dan masyarakat Gebang untuk bergotong royong mendukung keberlangsungan sekolah gratis ini agar terus menjadi berkat bagi daerah dan bangsa.
Meski baru berdiri dan belum genap setahun, Hagai Hot Tio School telah menerapkan pendidikan 100 persen gratis. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari SPP, buku pelajaran, hingga biaya operasional, ditanggung sepenuhnya oleh Yayasan Hagai Hot Tio School.
Allen Hagai Nababan, Pembina dan Pendiri Yayasan HHTS, menjelaskan bahwa konsep pendidikan gratis ini terinspirasi dari cita-cita mendiang kedua orang tuanya. Nilai pengabdian itulah yang mendorongnya membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak di Gebang.
“Harapan kami, Hagai Hot Tio School ke depan berkembang menjadi sekolah bertaraf internasional dengan penguasaan Bahasa Inggris dan Mandarin, namun tetap berakar pada nilai karakter, kasih, dan kebhinekaan,” ujar Allen.
Ia menegaskan bahwa pendirian HHTS merupakan bentuk nyata pelaksanaan amanat Undang-Undang Dasar 1945.
“Hagai Hot Tio School berdiri untuk bangsa ini. Selama saya masih muda dan memiliki tenaga serta kemampuan berpikir, saya akan terus menyusun strategi dan mengabdikan hasilnya demi kemajuan bangsa Indonesia melalui pendidikan,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan HHTS Robert Nababan menyebut keberadaan HHTS sebagai wujud pengabdian sosial sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
“HHTS hadir membantu pemerintah mencetak generasi yang berkarakter, berdaya saing global, dan memiliki nilai kebangsaan yang kuat,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement