Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Masuk Fase Pemulihan Pascabencana, BNI Hadirkan Posko Kesehatan

Masuk Fase Pemulihan Pascabencana, BNI Hadirkan Posko Kesehatan Kredit Foto: Dok. BNI
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melakukan aksi kemanusiaan dalam fase tanggap darurat dan pemulihan awal pascabencana dengan menghadirkan Posko Kesehatan.

Posko tersebut merupakan bagian dari Posko Relawan BNI yang bertujuan mendukung penanganan dan pemulihan warga terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Aceh.

Baca Juga: Berperan Dorong Transformasi Digital Perguruan Tinggi, BNI Raih Penghargaan

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, posko kesehatan tersebut menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan serta dasar penanganan lanjutan apabila diperlukan rujukan ke fasilitas kesehatan.

"Melalui posko kesehatan ini, BNI berupaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak tetap terpantau, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta ibu hamil dan menyusui," ujar Okki, dikutip dari siaran pers BNI, Selasa (3/12).

Menurut Okki, layanan kesehatan ini melengkapi berbagai bentuk bantuan kemanusiaan yang disalurkan melalui Posko Relawan BNI sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan yang berorientasi pada pemulihan berkelanjutan. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam sinergi Keluarga Besar BUMN melalui program BUMN Peduli 'Satu Hati untuk Sumatera' di bawah koordinasi Danantara Indonesia.

Posko Relawan BNI beroperasi di Desa Leuser, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara sejak 19 Desember 2025, serta di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara sejak 22 Desember 2025, yang mencakup wilayah Alue Ie Mierah, Lhok Reudeup, dan Jrat Manyang.

Selama masa operasional, BNI bersama Relawan BNI telah memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada ratusan warga terdampak. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, keluhan yang ditemui umumnya bersifat ringan dan lazim pascabencana, seperti demam, diare, luka ringan, serta hipertensi pada lansia. 

Penanganan dilakukan melalui pemeriksaan medis, perawatan luka, pemberian obat dan vitamin, serta rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila diperlukan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Advertisement

Bagikan Artikel: