Kredit Foto: Reuters
Bursa Eropa mengawali perdagangan tahun ini dengan mencetak rekor tertinggi pada Jumat (2/1). Ia melanjutkan reli kuat sepanjang tahun lalu yang didorong oleh penguatan sektor teknologi dan pertahanan di 2025.
Dilansir dari Reuters, Senin (5/1), Indeks Stoxx 600 naik 0,7% ke 596,14. Ia hanya berjarak sekitar empat poin dari level psikologis 600. ASML melonjak dan mendorong penguatan saham-saham teknologi lainnya, sehingga menopang sektor teknologi secara keseluruhan.
Baca Juga: MIND ID Catat Kinerja Gemilang, Saham Timah (TINS) Juara dengan Lonjakan 190%!
“Eropa sebagian besar mampu mempertahankan kenaikannya. Tidak banyak berita spesifik perusahaan, tetapi secara umum ini menunjukkan momentum dan sentimen positif terhadap saham masih berlanjut, dan itu merupakan pertanda baik. Ini jelas awal tahun yang jauh lebih baik,” kata Chief Market Analyst Interactive Brokers, Steve Sosnick.
Dari sisi data ekonomi, aktivitas manufaktur zona euro tercatat semakin terkontraksi pada Desember. Data menunjukkan produksi turun untuk pertama kalinya dalam sepuluh bulan terakhir, menandakan tekanan yang masih membayangi sektor industri kawasan tersebut.
Adapun Bursa Eropa menutup tahun lalu dengan kinerja terbaik sejak 2021. Kenaikannya ditopang oleh penurunan suku bunga, stimulus fiskal serta pergeseran investasi global dari saham teknologi yang dinilai sudah mahal secara valuasi di Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Jual Saham VKTR, PT Bakrie Metal Industries Raup Rp466 Miliar
Meski mencatat kinerja impresif, tahun lalu juga menjadi periode yang penuh tantangan bagi investor. Pasar sempat terguncang oleh gejolak kebijakan perdagangan global dan terpukul oleh perang dagang yang dikobarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement