Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Konflik AS–Venezuela Gak Ngaruh! IHSG Hari Ini Kembali Cetak Rekor Tertinggi

Konflik AS–Venezuela Gak Ngaruh! IHSG Hari Ini Kembali Cetak Rekor Tertinggi Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan rekor tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Selasa, 6 Januari 2026. Menariknya, pencapaian ini terjadi di tengah memanasnya konflik politik antara Amerika Serikat dan Venezuela. Mengacu data RTI, IHSG melonjak 74,41 poin atau setara 0,84% ke level 8.933,60.

Penguatan indeks ditopang dominasi saham-saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 428 saham mencatat kenaikan harga, sementara 256 saham terkoreksi dan 127 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan juga terbilang solid, dengan volume mencapai 67,93 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 4.369.030 kali. Nilai transaksi yang dibukukan hingga akhir perdagangan mencapai Rp34,16 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai eskalasi konflik Amerika Serikat–Venezuela belum memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia, termasuk pasar saham. Bahkan, reaksi pelaku pasar justru cenderung positif.

Baca Juga: Ekonomi RI Tangguh Hingga Akhir 2025, Ini Penjelasan Anak Buah Purbaya

“Kalau saya lihat sih agak jauh, kalau Anda lihat pasar saham kan malah naik kan, jadi mereka melihat justru sedikit positif kan, agak aneh sebenarnya. Tapi itu yang dilihat pasar,” kata Purbaya kepada awak media, Senin (5/1).

Dari sisi makroekonomi, Purbaya menegaskan potensi dampak konflik tersebut terhadap Indonesia relatif terbatas. Hal ini lantaran Venezuela saat ini tidak lagi berperan besar dalam pasar minyak global akibat keterbatasan kapasitas produksinya. “Itu kan jauh dari negara kita. Dampaknya terbatas, karena Venezuela juga tidak terlalu aktif di pasar minyak dunia,” ujarnya.

Baca Juga: Tanggapi Santai Konflik AS-Venezuela, Purbaya: Pasar Saham Malah Naik

Optimisme terhadap pasar saham turut disampaikan Purbaya saat pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (2/1/2026) lalu. Ia menyebut pergerakan IHSG sepanjang 2026 berpotensi melaju agresif. 

"To the Mars, bukan to the moon," ujar Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya meyakini IHSG mampu menembus level 10.000 pada 2026. “Pelaku pasar siap-siap saja, tahun ini IHSG 10.000 itu bukan angka yang mustahil dicapai, dari pertumbuhan ekonomi yang baik, lebih baik dibanding tahun lalu,” kata Purbaya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement

Bagikan Artikel: