Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pabrikan China Belum Mampu Kuasai Pasar Otomotif Korsel, Nomor Satu Masih Dikuasai Jerman

Pabrikan China Belum Mampu Kuasai Pasar Otomotif Korsel, Nomor Satu Masih Dikuasai Jerman Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penjualan mobil impor di Korea Selatan (Korsel) tumbuh dua digit pada 2025 berkat permintaan yang kuat untuk model mewah Jerman dan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) Amerika Serikat (AS).

Data itu diambil dari Asosiasi Pengimpor dan Distributor Mobil Korea (Korea Automobile Importers & Distributors Association/KAIDA) dari laporan Xinhua.

Jumlah kendaraan impor yang terjual di Korsel pada 2025 mencapai 307.377 unit, melonjak 16,7 persen dari tahun sebelumnya.

Pada Desember tahun lalu, 28.608 kendaraan impor terjual di Korsel, naik 21,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Baca Juga: Dongfeng Klaim Capai Target Penjualan 1 Juta Unit Mobil NEV di Tahun 2025

Produsen mobil Jerman BMW menempati peringkat pertama dalam hal penjualan otomotif di Korsel di kalangan perusahaan asing dengan menjual 77.127 unit tahun lalu.

Pabrikan mobil Jerman Mercedes-Benz berada di urutan berikutnya dengan penjualan 68.467 unit, diikuti oleh produsen mobil AS Tesla dengan 59.916 unit, Volvo dengan 14.903 unit, Lexus dengan 14.891 unit, dan Audi dengan 11.001 unit.

Tahun lalu, jumlah mobil merek Eropa yang terjual di Korsel mencapai 206.245 unit, mencakup 67,1 persen dari total penjualan.

Sementara itu, untuk merek-merek AS, Jepang, dan China masing-masing mencatatkan pangsa pasar sebesar 22,3 persen, 8,7 persen, dan 2,0 persen.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: