Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Morgan Stanley Prediksi Harga Emas Tembus US$4.800

Morgan Stanley Prediksi Harga Emas Tembus US$4.800 Kredit Foto: Reuters/Mike Blake
Warta Ekonomi, Jakarta -

Morgan Stanley memperkirakan harga emas tahun ini akan naik hingga mencapai US$4.800. Hal tersebut didorong oleh penurunan suku bunga global, kuatnya pembelian dan perubahan kepemimpinan di Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS).

Dilansir Rabu (7/1), bank tersebut menyebut kombinasi kebijakan moneter yang lebih longgar dan permintaan berkelanjutan dari bank sentral serta dana investasi menjadi faktor utama yang mendukung reli emas.

Baca Juga: Dukung Tambang Emas Pani, Anak Usaha MDKA Teken Transaksi Rp39,37 Miliar

Morgan Stanley juga menilai perkembangan geopolitik terbaru berpotensi menarik minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe haven), meskipun peristiwa tersebut tidak secara spesifik dijadikan dasar utama dalam proyeksi harga emas tersebut.

Emas secara tradisional dipandang sebagai penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik serta cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah karena sifatnya yang tidak memberikan imbal hasil.

Untuk perak, bank tersebut menyebut bahwa tahun lalu menandai puncak defisit pasokan. Bank tersebut menambahkan bahwa persyaratan lisensi ekspor telah meningkatkan risiko kenaikan harga perak.

Sementara dalam sektor logam dasar, pihaknya menyatakan preferensinya pada aluminium dan tembaga, yang sama-sama menghadapi tantangan pasokan di tengah permintaan yang terus meningkat.

Baca Juga: Melesat Rp34 Ribu, Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp2.549.000 per Gram

Morgan Stanley juga menyoroti kekuatan pasar nikel, yang didorong oleh risiko gangguan pasokan di Indonesia. Namun, bank tersebut menilai sebagian besar risiko tersebut kemungkinan sudah tercermin dalam harga pasar.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Advertisement

Bagikan Artikel: