Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Investor Waspadai Ketegangan China-Jepang

Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Investor Waspadai Ketegangan China-Jepang Kredit Foto: Reuters/Thomas Peter
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Asia dibuka melemah pada perdagangan di Rabu (7/1). Sebagian besar indeks utama cenderung melemah setelah mencatatkan penguatan signifikan pada awal pekan menyusul ketegangan dari China dan Jepang.

Dilansir Kamis (8/1), berikut ini adalah catatan pergerakan sejumlah indeks utama dari Bursa Asia. Hampir semua bursa catatkan penurunan dalam perdagangan kali ini:

  • Hang Seng (Hong Kong): Turun 0,94% ke 26.458,95
  • CSI 300 (China): Turun 0,29% ke 4.776,67
  • Shanghai Composite (China): Naik 0,05% ke 4.085,77
  • Nikkei 225 (Jepang): Turun 1,06% ke 51.961,98
  • Topix (Jepang): Turun 0,77% ke 3.511,34
  • Kospi (Korea Selatan): Naik 0,57% ke 4.551,06
  • Kosdaq (Korea Selatan): Turun 0,90% ke 947,39

Sentimen pasar dalam kawasan tertekan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, menyusul langkah kontroversial dari China. Beijing baru-baru ini memberlakukan pembatasan langsung terhadap barang-barang yang berpotensi digunakan untuk kepentingan militer menuju Jepang.

Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa pembatasan tersebut melarang ekspor seluruh barang penggunaan ganda (dual-use goods) untuk tujuan pertahanan dari Jepang. Kebijakan ini memperuncing perselisihan antara dua ekonomi terbesar di Asia.

Langkah tersebut menambah kehati-hatian investor dalam pasar regional, yang sebelumnya terdorong oleh reli saham global dan optimisme terhadap prospek pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Harga Saham Naik Tajam, Ini Penjelasan Bos BBRM

Dari Korea Selatan, pasar saham justru bergerak berlawanan arah. Indeks utama dalam negara tersebut mencatatkan rekor tertinggi baru, didukung oleh kembali menguatnya optimisme terhadap sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan saham-saham teknologi terkait.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: