Kredit Foto: Dok. Kemen PPPA
“Kami menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ibu Menteri PPPA beserta jajaran yang hadir secara langsung dan merupakan kunjungan menteri pertama di Tapanuli Selatan pascabencana. Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta memastikan perlindungan dan pemenuhan hak perempuan dan anak dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Bupati Tapanuli Selatan.
Selain pendampingan psikososial, diberikan juga bantuan kepada para korban berupa kebutuhan spesifik perempuan dan anak, perlengkapan sekolah, serta perlengkapan edukatif lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses pemulihan psikologis sekaligus mendukung kegiatan belajar anak-anak selama berada di pengungsian.
“Sebagai program jangka panjang, Kemen PPPA juga akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan perempuan terlibat aktif dalam proses pemulihan paska bencana, terutama aktivasi kegiatan ekonomi berkelanjutan untuk meningkatkan daya lenting ekonomi keluarga penyintas bencana. Upaya ini meliputi pencegahan dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga serta peningkatan kapasitas dan pemberdayaan ekonomi perempuan yang kompetitif dan selaras dengan kebutuhan pasar lokal. Data-data yang saat ini masih dilengkapi oleh tim daerah akan menjadi basis perencanaan program berkelanjutan dimaksud,” demikian ditambahkan oleh Menteri PPPA.
Kemen PPPA menegaskan akan terus hadir dan berperan aktif dalam upaya perlindungan serta pemulihan anak-anak dan perempuan korban bencana di berbagai daerah, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, menuju Indonesia Emas 2045.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya