Kredit Foto: Unsplash/Denise Chan
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) menyusul lonjakan harga yang dinilai sangat signifikan. Langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan bagi investor agar perdagangan tetap berjalan secara wajar dan terkontrol.
"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 13 Januari 2026 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut," kata BEI.
Keputusan tersebut diambil setelah saham RMKE pada perdagangan Senin (12/1) ditutup melonjak 17,10% ke level Rp7.875. Kenaikan tajam ini memicu otoritas bursa melakukan suspensi guna memberi ruang pendinginan sekaligus menjaga stabilitas pasar.
Baca Juga: Saham RMKE Diprediksi Terbang ke Rp10 Ribu, Intip Profil dan Sosok Pemiliknya
Tak hanya RMKE, BEI juga menyuspensi sejumlah saham lain yang mencatatkan kenaikan signifikan. PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) ditutup naik 9,56% ke Rp298, kemudian PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) yang menguat 9,18% ke Rp214. PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) naik tipis 0,51% ke Rp199, sementara PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) melonjak 16,10% ke Rp685.
Saham PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) juga dihentikan sementara usai ditutup menguat 9,76% ke Rp270. Lalu, PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) melesat 24,59% ke Rp760. PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) tercatat naik 16,47% ke Rp198, dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) menguat 10% ke Rp110.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Selasa (13/1) Dibuka Menguat ke Level 8.931
Deretan saham lain yang ikut disuspensi antara lain PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) yang ditutup naik 18,30% ke Rp530, serta PT Soechi Lines Tbk (SOCI) yang melesat 19,49% ke Rp705.
Seiring langkah tersebut, Bursa kembali mengingatkan seluruh pihak yang berkepentingan agar senantiasa mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing Perseroan, sebagai bagian dari pengambilan keputusan investasi yang bijak dan terukur.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement