Kredit Foto: Biro Humas Kemendag
Wamendag Roro menyambut baik inisiatif tersebut, serta mengapresiasi peran aktif dan berkelanjutan FPCCI dalam memperkuat hubungan bisnis Indonesia-Pakistan. Ia juga menghargai kemitraan antara FPCCI dengan KADIN Indonesia yang mencerminkan kontribusi nyata sektor swasta dalam menopang pertumbuhan perdagangan kedua negara.
“Kami menyambut baik inisiatif sektor swasta dan mendorong tindak lanjut konkret dari MoU antara FPCCI dan KADIN Indonesia melalui pembentukan kelompok kerja bersama (joint working group), penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) berkala yang dapat difasilitasi Kemendag RI, serta pertukaran informasi perdagangan dan investasi. Kami mengajak FPCCI dan KADIN Indonesia untuk terus berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha,” urai Wamendag Roro.
Lebih lanjut, Wamendag Roro menegaskan bahwa Pakistan merupakan mitra dagang strategis dan jangka panjang bagi Indonesia, terutama di sektor industri kelapa sawit dan berbasis agro. Pasar Pakistan dipandang memiliki peran penting bagi Indonesia, baik saat ini maupun ke depan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua FPCCI Atif Ikram menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia dan Pakistan masih dapat menggali dan memperluas kerja sama bisnis di berbagai sektor strategis yang meliputi tekstil, pakaian (apparel), farmasi, makanan dan minuman, serta kelapa sawit. Berikutnya, perdagangan digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tengah berkembang di Pakistan, manufaktur, dan industri hilirisasi.
Sementara itu, Ketua Komite Bilateral Pakistan KADIN Indonesia Mufti Hamka Hasan menegaskan komitmen KADIN Indonesia untuk turut meningkatkan perdagangan dengan Pakistan dan berharap implementasi MoU KADIN Indonesia-FPCCI dapat segera terealisasi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait:
Advertisement