Kredit Foto: Reuters/Dado Ruvic
Taiwan mendeteksi sebuah drone militer Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) di Pulau Dongsha. Hal ini memicu kembali ketegangan antara Beijing dan Taipei.
Dilansir Senin (19/1), Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan (MND) menyatakan drone pengintai dan pengawasan tersebut terdeteksi memasuki wilayah udara Pulau Dongsha. Ia terdeteksi masuk pada pukul 05.44. Pulau itu berada di Laut China Selatan, 444 kilometer dari Kota Kaohsiung, Taiwan.
Baca Juga: Sesuai Target, Ekonomi China Tumbuh 5% di 2025
Taiwan lalu menyampaikan peringatan melalui saluran internasional, drone tersebut meninggalkan wilayah udara tersebut empat menit kemudian, pada pukul 05.48.
Kementerian Pertahanan Taiwan mengecam tindakan itu sebagai sesuatu yang sangat provokatif dan tidak bertanggung jawab, serta menilai langkah tersebut merusak stabilitas kawasan dan melanggar norma internasional.
MND menegaskan pihaknya akan tetap dalam status siaga tinggi dan bertindak sesuai dengan aturan penanganan kontinjensi selama periode kesiapsiagaan tempur rutin.
Adapun Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China mengakui pihaknya baru-baru ini melakukan latihan rutin penerbangan drone di Pulau Dongsha.
Baca Juga: China Cermati Akuisisi Startup AI Manus oleh Meta Senilai Rp33,8 Triliun
Juru bicara Tian Junli mengatakan latihan tersebut sepenuhnya sah dan sesuai hukum.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait:
Advertisement