China Cermati Akuisisi Startup AI Manus oleh Meta Senilai Rp33,8 Triliun
Kredit Foto: Unsplash/Muhammad Asyfaul
Pemerintah China tengah menelaah rencana akuisisi startup kecerdasan buatan asal China, Manus, oleh perusahaan teknologi Amerika Serikat, Meta. Nilai transaksi tersebut diperkirakan mencapai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 33,8 triliun.
Otoritas China menilai ada potensi pelanggaran terhadap aturan pengendalian teknologi nasional. Kementerian Perdagangan China dikabarkan mulai menelusuri pemindahan staf dan teknologi Manus ke Singapura, serta proses penjualan perusahaan kepada Meta, untuk memastikan apakah transaksi tersebut seharusnya memerlukan izin ekspor sesuai hukum yang berlaku.
Mengutip Reuters, Sabtu (17/1/2026), penilaian ini masih berada pada tahap awal dan belum tentu berujung pada penyelidikan resmi. Namun, ketentuan perizinan tersebut dinilai dapat memberi ruang bagi Beijing untuk mempengaruhi jalannya transaksi, bahkan dalam skenario tertentu berpotensi memaksa kedua pihak membatalkan kesepakatan.
Baca Juga: Meta Akuisisi Startup China Ini, Pernah Dijuluki 'The Next DeepSeek'
Meta diketahui telah mengakuisisi Manus pada bulan lalu. Sumber yang memahami transaksi tersebut menyebut valuasi perusahaan yang kini berbasis di Singapura itu berada di kisaran US$ 2 miliar hingga US$ 3 miliar.
Manus sendiri sempat menjadi sorotan publik setelah merilis agen AI umum pertama di dunia. Teknologi ini diklaim mampu mengambil keputusan dan mengeksekusi tugas secara mandiri dengan kebutuhan instruksi yang jauh lebih sedikit dibandingkan pesaingnya, seperti ChatGPT dan DeepSeek.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait:
Advertisement