Kredit Foto: Instagram @kemenpppa
“Anak-anak di Sekolah Rakyat adalah anak-anak brilian dan berlian yang perlu diidentifikasi, didampingi, serta dicarikan solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada. Penguatan sinergi antara kepala sekolah, dinas pendidikan dan sosial daerah, serta bupati dan wali kota setempat sangat penting agar setiap permasalahan dapat ditangani cepat dan tepat, sehingga Sekolah Rakyat benar-benar menjadi ruang pengembangan potensi terbaik anak-anak Indonesia,” ujar Khofifah.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf yang turut hadir juga menegaskan Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Ia meminta seluruh tenaga kependidikan, kepala sekolah, wali asrama, dan pendamping agar menyelaraskan langkah, pemikiran, serta kebijakan dengan pemerintah daerah demi menyukseskan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
“Sekolah Rakyat bukanlah sekolah biasa, melainkan program strategis yang dirancang khusus untuk keluarga kurang mampu dan kelompok ‘invisible people’. Melalui pendekatan berbasis pemetaan potensi dan keunikan anak, sinergi lintas kementerian, serta dukungan pemerintah daerah, Sekolah Rakyat diharapkan mampu mencetak lulusan berkarakter, mandiri, dan siap melanjutkan pendidikan tinggi atau menjadi pekerja terampil, sekaligus mendorong keluarga mereka keluar dari jerat kemiskinan,” ujar Saifullah.
Bimbingan Teknis Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat se-Jawa Timur diikuti oleh 261 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, wali asrama, dan wali asuh. Acara dilanjutkan diskusi panel dengan narasumber Prof. Mohammad Nuh, Staf Khusus Perlindungan Anak Kemen PPPA, Prof. Zahrotun Nihayah, serta Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak Kemen PPPA, Dr. Endah Sri Rejeki, yang membahas perlindungan anak dan peran tenaga kependidikan dalam pengasuhan siswa Sekolah Rakyat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Advertisement