Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harga Emas Pangkas Kenaikan Setelah Trump Lunakkan Sikap Soal Greenland

Harga Emas Pangkas Kenaikan Setelah Trump Lunakkan Sikap Soal Greenland Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga emas memangkas sebagian kenaikannya pada perdagangan di Rabu (21/1). Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melunakkan sikapnya terkait Greenland, yang meredakan ketegangan geopolitik dan mendorong pemulihan pasar saham global.

Dilansir dari Reuters, Kamis (22/1), Harga emas spot naik 0,3% ke lvel US$4.778,51. Sementara emas berjangka ditutup menguat 1,5% ke US$4.837,50.

Baca Juga: Bursa Asia Melemah, Investor Saham Pantau Isu Greenland dan Jepang

Di pasar logam mulia lainnya, perak spot turun 3,6% menjadi US$91,17. Platinum spot melemah 0,1% ke US$2.460,20, sedangkan palladium merosot 2,1% ke US$1.825,85.

Pasar ekuitas global bangkit setelah Trump menarik ancaman untuk mengenakan tarif terhadap sejumlah negara yang menentang rencana AS terkait Greenland. Trump menyatakan telah mencapai garis besar kesepakatan dengan NATO mengenai masa depan wilayah tersebut.

“Pengumuman soal tarif Eropa mendorong pasar saham naik, menghapus sebagian besar kenaikan dan memberi tekanan pada logam mulia,” kata Senior Market Strategist RJO Futures, Bob Haberkorn.

Menurut Haberkorn, aksi jual yang terjadi lebih bersifat likuidasi jangka pendek akibat sentimen berita dan tidak mengubah tren jangka panjang emas.

Di sisi lain, Mahkamah Agung AS menyampaikan sikap skeptis terhadap upaya Trump untuk memberhentikan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Lisa Cook dalam kasus yang dinilai menyangkut independensi bank sentral.

Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Belum Berhenti Melesat, Cek!

The Fed diperkirakan akan menahan suku bunga acuannya sepanjang kuartal ini dan kemungkinan hingga masa jabatan Ketua The Fed, Jerome Powell berakhir pada Mei mendatang. Suku bunga yang lebih rendah umumnya mendukung harga emas karena aset ini tidak memberikan imbal hasil.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: