Kredit Foto: Setpres
“Saat ini jumlah rumah terdampak, baik kategori rusak ringan, rusak sedang, rusak berat, maupun hilang, terus kami perbarui. Sampai dengan 14 Januari 2026 tercatat sebanyak 238.783 unit rumah terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat,” ungkap Menko AHY.
Berdasarkan estimasi sementara, kebutuhan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan rumah mencapai sekitar Rp 8,2 triliun, sementara kebutuhan anggaran untuk infrastruktur dasar diperkirakan sebesar Rp 51,8 triliun.
Menko AHY menegaskan bahwa besarnya pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah, serta pengawalan melalui monitoring dan evaluasi secara berkala agar pelaksanaannya berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
“Ini pekerjaan besar yang harus kita kawal bersama melalui koordinasi yang kuat antara pusat dan daerah, agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Menko AHY.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait:
Advertisement