Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Simpanan Orang Kaya di Bank Meroket, Ternyata Ini Pemicunya

Simpanan Orang Kaya di Bank Meroket, Ternyata Ini Pemicunya Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat jumlah tabungan nasabah dengan nilai di atas Rp5 miliar mengalami kenaikan signifikan sebesar 22,76 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution mengatakan lonjakan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh kebijakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menempatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah pada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Ini mungkin akan juga dipengaruhi dikontribusi adanya penempatan dana SAL pemerintah ya, SAL pemerintah itu mungkin presentasinya cukup tinggi,” kata Farid di Jakarta, dikutip Sabtu (24/1/2026). 

Baca Juga: Bos LPS Buka Suara soal Pencalonan Tommy Djiwandono di BI

Sementara itu, simpanan nasabah dengan saldo di bawah Rp100 juta juga tetap tumbuh, meski relatif lebih rendah. Farid menyebutkan, kelompok simpanan di bawah Rp100 juta mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,43 persen yoy.

Di sisi lain, dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan tercatat tumbuh 13,83 persen yoy. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas belanja pemerintah dan korporasi. Sejalan dengan itu, penyaluran kredit perbankan juga tumbuh sebesar 9,63 persen yoy hingga Desember 2025.

Farid menambahkan, seluruh bank yang beroperasi di Indonesia wajib menjadi peserta penjaminan LPS. Hingga Desember 2025, terdapat 1.593 bank peserta LPS yang terdiri atas 105 bank umum serta 1.488 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS).

“Dan sama-sama kita pahami bahwa LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar rupiah per nasabah,” terangnya. 

LPS juga mencatat masih terdapat 18 BPR dan BPRS yang berada dalam proses likuidasi. Sejak mulai beroperasi pada 2005 hingga 31 Desember 2025, total simpanan bank yang dilikuidasi mencapai Rp3,99 triliun.

“Sejak 2005 sampai dengan 3 Desember 2025 total simpanan dari bank yang dilikudasi adalah 3,99 Triliun,” pungkasnya. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement

Bagikan Artikel: