Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Medco Energi Cetak Produksi Migas 156 Ribu Barel di 2025

Medco Energi Cetak Produksi Migas 156 Ribu Barel di 2025 Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) merilis kinerja operasional tahun buku 2025. Emiten energi milik keluarga Panigoro ini tercatat menghasilkan produksi minyak dan gas bumi (migas) mencapai mencapai 156 mboepd sepanjang tahun lalu.

Capaian ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 152 mboepd lewat dukungan proyek-proyek baru di Blok B Natuna serta langkah strategis meningkatkan kepemilikan operasional di PSC Corridor menjadi 70%.

Tak hanya operasional, sisi cadangan perusahaan juga menunjukkan performa positif. Cadangan 2P (terbukti dan terduga) meningkat signifikan menjadi 564 mmboe per akhir 2025, naik dari 493 mmboe pada tahun sebelumnya.

"Indeks Umur Cadangan 2P kami kini meningkat menjadi 11,4 tahun," tulis manajemen dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Medco Energi (MEDC) Kucurkan Pinjaman Rp150 Miliar ke Anak Usaha

Di sektor kelistrikan, Medco Power berhasil membukukan penjualan sebesar 4.371 GWh. Menariknya, pertumbuhan penjualan energi terbarukan melesat 25% berkat kontribusi pembangkit listrik di Ijen dan Bali Timur.

Atas kinerja ini, Medco memanjakan pemegang saham dengan total pengembalian dana mencapai USD 110 juta sepanjang 2025 melalui dividen (USD 80 juta) dan buyback saham (USD 30 juta).

Berbekal momentum kuat dari tahun lalu, MedcoEnergi memasang target agresif untuk tahun 2026. Perseroan membidik produksi migas di kisaran 165–170 mboepd. Jika tercapai, angka ini akan menjadi level produksi tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Perseroan.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Pada kuartal IV-2025 saja, Medco sudah sempat menyentuh angka produksi harian rata-rata 176 mboepd.

Baca Juga: BPH Migas Tetapkan Kuota BBM Subsidi 2026, Pertalite Capai 29,26 Juta KL

Untuk sektor listrik, target penjualan dinaikkan menjadi 4.550 GWh di 2026, di mana 24% di antaranya diharapkan datang dari sumber energi baru terbarukan (EBT).

CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, menyatakan bahwa disiplin modal dan keunggulan operasional akan menjadi kunci utama dalam menghadapi tahun depan.

"Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal," tegas Roberto.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Advertisement

Bagikan Artikel: