Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

MedcoEnergi Tekan Emisi 1.100 Ton CO2e di Blok Corridor Lewat Teknologi Baru

MedcoEnergi Tekan Emisi 1.100 Ton CO2e di Blok Corridor Lewat Teknologi Baru Kredit Foto: Medco Energi
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui anak usahanya, Medco E&P Grissik Ltd., memperkuat efisiensi operasional di Blok Corridor, Sumatra Selatan, dengan menerapkan teknologi nitrogen gas blanketing. 

Langkah ini diproyeksikan mampu memangkas emisi metana dari tangki penyimpanan di Fasilitas Suban hingga 1.100 ton CO2e per tahun.

Implementasi teknologi ini merupakan bagian dari strategi besar emiten berkode saham MEDC tersebut dalam memenuhi standar global Oil & Gas Methane Partnership (OGMP) 2.0.

Inisiatif tersebut sekaligus mempertegas posisi perusahaan dalam transparansi dan akurasi pelaporan data emisi metana di level internasional.

Baca Juga: Medco Energi Cetak Produksi Migas 156 Ribu Barel di 2025

Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi, Ronald Gunawan, menyatakan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah memastikan setiap penurunan emisi di lapangan dapat terukur secara kredibel sesuai tata kelola emisi yang kuat.

"Pengurangan emisi metana bukan sekadar soal kepatuhan atau teknologi, tetapi tentang bagaimana kami menjalankan operasi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan," tegas Ronald dalam keterangan resminya, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: MBMA Bukukan Pendapatan US$1,4 Miliar di Tengah Pelemahan Harga Nikel

Secara kinerja, MedcoEnergi melaporkan telah berhasil melampaui target penurunan emisi tahun 2025. 

Saat ini, perusahaan masih berada dalam jalur yang tepat untuk mencapai target interim tahun 2030, sebagai bagian dari peta jalan menuju Net Zero Emission pada 2050 untuk Cakupan 1 dan 2, serta Cakupan 3 pada 2060 mendatang.

"Komitmen kami tidak berhenti pada penurunan emisi, tetapi juga pada bagaimana emisi tersebut diukur, dikelola, dan dilaporkan secara kredibel," tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Annisa Nurfitri

Bagikan Artikel: