Kredit Foto: Kementerian Luar Negeri Tiongkok
Pemerintah China kembali mendesak Amerika Serikat (AS). Kali ini untuk menghentikan interogasi yang dinilai tidak berdasar terhadap personel perusahaan dari Beijing.
Dikutip dari Xinhua, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian mengkritik aparat penegak hukum dari mitra dagangnya itu berulang kali menginterogasi dan menahan karyawan perusahaan dari negaranya dalam waktu lama sebelum akhirnya memulangkan mereka.
Baca Juga: Adakan Pertemuan Strategis, China dan Rusia Bahas Perubahan Tatanan Dunia Global
Lin mengatakan tindakan penegakan hukum tersebut telah secara serius melanggar hak dan kepentingan sah warga negara dari China. Ia bisa merusak iklim kerja sama bisnis yang normal serta mencederai pertukaran antarmasyarakat antara China dan Amerika Serikat.
Menurutnya, langkah aparat itu juga bertentangan dengan kesepahaman yang telah dicapai oleh kedua kepala negara terkait penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan dari China dan AS.
“China menyampaikan ketidakpuasan yang kuat dan penolakan tegas terhadap tindakan ini,” kata Lin.
Washington menanggapi kekhawatiran pihaknya secara serius dan segera menghentikan praktik yang dinilai keliru oleh aparat penegak hukumnya.
Baca Juga: SCMP dan Kadin Indonesia Siap Gelar China Conference Southeast Asia 2026
Lin menegaskan pihaknya akan terus mengambil langkah tegas untuk melindungi hak dan kepentingan sah warga negaranya di luar negeri.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: