Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tambah Koleksi Saham BBCA, Jahja Setiaatmadja Rogoh Kocek Segini

Tambah Koleksi Saham BBCA, Jahja Setiaatmadja Rogoh Kocek Segini Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja, kembali menunjukkan kepercayaan terhadap kinerja perseroan dengan menambah kepemilikan sahamnya. Aksi pembelian tersebut dilakukan pada 2 Februari 2026, saat saham BBCA tengah bergerak menguat di pasar.

Dalam transaksi itu, Jahja membeli sebanyak 67.000 lembar saham BBCA dengan harga Rp7.450 per saham. Total dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp499,15 juta. 

“Tujuan transaksi adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” kata manajemen dalam keterbukaan informasi.

Dengan tambahan pembelian tersebut, kepemilikan saham Jahja meningkat dari sebelumnya 34.933.644 lembar atau sekitar 0,03% menjadi 35.000.644 saham atau masih berada di kisaran 0,03%.

Baca Juga: Asing Net Buy Rp654,94 Miliar Kala IHSG Tumbang, 10 Saham Ini Jadi Incaran!

Pada perdagangan Senin (2/2/2026), saham BBCA ditutup menguat 200 poin atau 2,7% ke level Rp7.600 per saham, mencerminkan kenaikan 2,70% dibandingkan hari sebelumnya.

Pada hari yang sama, saham bank swasta ini juga menjadi incaran investor asing dengan catatan net foreign buy sebesar Rp439,5 miliar. Kendati demikian, secara bulanan harga saham BBCA masih terkoreksi 5,88% dan turun 10,85% dalam tiga bulan terakhir.

Sebelum Jahja, Direktur BBCA, Lianawaty Suwono, tercatat lebih dulu menambah kepemilikan saham pada 28 Januari 2026.

Saat itu, ia memborong 300.000 saham BBCA di harga Rp7.025 per saham, ketika harga saham perseroan sedang tertekan. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp2,1 miliar.

Baca Juga: Bos BCA (BBCA) Borong Saham Rp2,1 Miliar Saat Pasar Bergejolak

Usai transaksi, porsi kepemilikan saham Lianawaty meningkat menjadi 3.140.417 saham atau setara 0,0025%, dari sebelumnya 2.840.417 saham atau sekitar 0,0023%.

Rangkaian aksi beli oleh jajaran komisaris dan direksi ini menegaskan optimisme internal terhadap fundamental dan arah bisnis BBCA ke depan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: