Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rumah Rp2 Miliar jadi Incaran, BCA: Skema KPR Masih jadi Andalan

Rumah Rp2 Miliar jadi Incaran, BCA: Skema KPR Masih jadi Andalan Kredit Foto: BCA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Senior Vice President Consumer Credit PT Bank Central Asia Tbk, Melani Megawati, mengatakan bahwa pembelian hunian melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga saat ini masih menjadi prioritas serta pilihan utama bagi masyarakat.

Sebagai salah satu upaya untuk memberikan kemudahan akses pembiayaan perumahan, BCA menyelenggarakan kegiatan BCA Expoversary 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Kamis (5/2/2026).

Melani mengungkapkan, segmen hunian dengan harga sekitar Rp2 miliar masih menjadi tipe yang paling diminati oleh konsumen dan didominasi oleh properti berjenis residensial.

"Rumah dengan harga Rp2 miliar paling banyak peminat dan didominasi tipe residential," katanya.

Memasuki tahun 2026, BCA mencatat bahwa permintaan KPR masih menunjukkan tren yang stabil pada awal tahun. Optimisme tersebut didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah yang salah satunya adalah insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang dinilai mampu mendorong minat masyarakat dalam membeli hunian.

Kemudian pembangunan infrastruktur seperti jalan tol baru dan pengembangan moda transportasi massal berbasis rel (MRT) turut meningkatkan daya tarik kawasan hunian baru. Ketersediaan akses transportasi yang semakin baik serta peningkatan konektivitas wilayah dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan penjualan properti.

BCA juga terus memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui berbagai program pembiayaan yang inklusif.

"BCA terus memperluas akses kepemilikan rumah bagi segmen MBR," tegasnya.

Dalam gelaran BCA Expoversary, para pengunjung dapat menjelajahi beragam penawaran hunian dari 29 pengembang yang hadir secara luring serta lebih dari 150 pengembang yang berpartisipasi secara daring dengan total lebih dari 360 proyek. Tersedia pula lebih dari 115 kantor agen properti secara daring yang menawarkan lebih dari 6.500 unit properti.

Sebagai bagian dari program promosi, BCA menghadirkan penawaran KPR menarik berupa suku bunga spesial sebesar 1,69 persen efektif per tahun (eff. p.a.) dengan skema fixed satu tahun disertai potongan biaya provisi sebesar 50 persen serta diskon asuransi jiwa sebesar 5 persen.

Baca Juga: BCA Optimis Pertumbuhan Ekonomi Nasional di Atas 5% Didorong Sektor Otomotif

Adapun Direktur BCA, Haryanto T Budiman, mengatakan bahwa perseroan menargetkan ajang BCA Expoversary 2026 sebagai momentum untuk meningkatkan penyaluran KPR baru dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp40,3 triliun.

Haryanto menjelaskan, peningkatan pembiayaan sektor perumahan akan memberikan dampak berganda terhadap perekonomian nasional mengingat sektor ini menyerap berbagai jenis material konstruksi, seperti pasir, semen, dan batu, serta melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar. Ia menegaskan, BCA akan mengoptimalkan penyelenggaraan BCA Expoversary sebagai sarana untuk mendorong pertumbuhan transaksi KPR baru.

"Kita maksimalkan ajang BCA Expoversary ini untuk meningkatkan transaksi KPR baru. Tahun lalu kita catat sebesar Rp40,3 triliun," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Bagikan Artikel: