Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tertolong Insentif Pajak, Transaksi di Nataru 2025 Tembus Rp15 Triliun Lebih

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tertolong Insentif Pajak, Transaksi di Nataru 2025 Tembus Rp15 Triliun Lebih Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

​Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku senang dengan rilis resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat pertumbuhan ekonomi di Jakarta untuk tahun 2025 menyentuh angka pertumbuhan 5,21 persen.

"Hasil rilis BPS pada tanggal 5 Februari, yang kita ketahui bersama bahwa pertumbuhan ekonomi selama tahun 2025 year on year, Jakarta 5,21 persen, di atas rata-rata nasional yaitu 5,11 persen," kata Pramono.

Pramono mengklaim ini adalah buah dari kebijakan Pemerintah Provinsi Jakarta yang mendorong daya konsumsi masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru, terutama di triwulan keempat tahun 2025. Pada periode tersebut, ekonomi Jakarta melesat hingga 5,71 persen.

Pemprov DKI memberikan berbagai insentif pajak serta ruang bagi sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, dan UMKM untuk berkembang. Kebijakan tersebut mencatatkan adanya transaksi yang mencapai Rp15,25 triliun selama Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Berambisi Jadi Kota Rendah Karbon Lewat Efesiensi Energi dan Air di Bangunan Gedung

"Sehingga angka ini secara signifikan kemudian mempengaruhi pertumbuhan di triwulan keempat sampai dengan 5,71 persen," ungkap Pramono.

Pramono menyebut, strategi serupa juga akan diterapkan untuk menyambut momentum besar lainnya, seperti Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Hari Raya Idulfitri.

Pemprov DKI berencana menggelar berbagai kegiatan, termasuk lomba diskon dan pemberian insentif pajak tambahan guna menjaga daya beli masyarakat tetap kompetitif.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel: